Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kukar

Panen Raya dan Pelantikan KTNA Kukar, Bupati Aulia Tegaskan Pertanian Jadi Masa Depan Daerah

223
×

Panen Raya dan Pelantikan KTNA Kukar, Bupati Aulia Tegaskan Pertanian Jadi Masa Depan Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri di agenda Penen Raya bersama unsur Forkopimda di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, pada Senin (25/08/2025) siang. (Timeskaltim)

Timeskaltim.com, Kukar – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menghadiri kegiatan panen raya sekaligus pelantikan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kukar periode 2025–2030 di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Senin (25/08/2025) siang.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Ketua KTNA Nasional, Ketua KTNA Kalimantan Timur, Komandan Kodim 0906 Kukar, perwakilan Polres Kukar, anggota DPRD Kaltim, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Panen raya dilakukan secara simbolis dengan pemotongan padi sawah yang siap panen. Sementara itu, pelantikan pengurus KTNA Kukar periode 2025–2030 menetapkan 263 anggota, dengan Edi Damansyah kembali terpilih sebagai ketua untuk periode ketiga.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menegaskan pentingnya peran KTNA sebagai mitra kerja pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian Kukar.

“KTNA adalah mitra Pemkab Kukar dalam menunjang visi dan misi Kukar Idaman Terbaik. Masa depan Kukar ada di sektor pertanian. Kita tahu tambang tidak selamanya, maka dari itu mari kita bangun pondasi yang kuat agar pertanian bisa semakin maju,” ucap Aulia.

Ia menambahkan, kolaborasi antara petani dan Pemkab Kukar harus terus ditingkatkan. Tujuannya agar pertanian tidak hanya berkembang dari sisi produksi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua KTNA Kukar terpilih masa periode 2025–2030, Edi Damansyah, menekankan peran organisasi ini sebagai wadah berkumpulnya para petani yang memiliki keahlian di berbagai bidang.

“KTNA harus menjadi ruang berbagi ilmu. Anggota yang sudah berpengalaman di bidangnya bisa menularkan keterampilannya ke anggota lain, sehingga semua bisa berkembang bersama,” ungkap Edi.

Ia juga menegaskan KTNA siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan program prioritas, khususnya ketahanan pangan.

“Peran KTNA harus dimaksimalkan. Pemerintah punya program ketahanan pangan, dan di sinilah KTNA sangat dibutuhkan. Pertanian dan nelayan harus berjaya di Kukar,” tambahnya.

Dengan dukungan pemerintah dan peran aktif KTNA, sektor pertanian Kukar diharapkan semakin kuat untuk menjawab tantangan masa depan, terutama saat ketergantungan terhadap tambang kian berkurang. (Rob/Bey)