Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kukar

PAC GP Ansor Tenggarong Gelar DTD Perdana dengan Format Baru, Diikuti Ratusan Peserta

528
×

PAC GP Ansor Tenggarong Gelar DTD Perdana dengan Format Baru, Diikuti Ratusan Peserta

Sebarkan artikel ini
Kegiatan DTD I PAC GP Ansor Tenggarong di BPU Kelurahan Maluhu. (Roby Sugiarto/Timeskaltim)

Timeskaltim.com, Kukar – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Tenggarong bersama Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sukses menggelar kegiatan Diklat Terpadu Dasar (DTD) selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat (27/06/2025), yang dipusatkan di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong.

Sebanyak 200 peserta turut ambil bagian dalam pelatihan ini. Mereka datang dari berbagai kecamatan di Kutai Kartanegara (Kukar), bahkan ada yang berasal dari luar daerah. Kehadiran peserta lintas wilayah tersebut menjadi bukti antusiasme generasi muda terhadap proses pengkaderan Ansor.

Ketua PAC GP Ansor Kukar, Desman Minang Endianto, menegaskan bahwa pelaksanaan DTD ini memiliki keistimewaan tersendiri. Menurutnya, ini merupakan kali pertama pelatihan dilakukan langsung di bawah mandat dari Pengurus Cabang kepada PAC sebagai pelaksana utama.

“Kalau secara keseluruhan DTD sudah beberapa kali dilakukan di Kukar. Tapi untuk format seperti ini, di mana PAC dipercaya langsung sebagai pelaksana oleh cabang, ini yang pertama kalinya,” ungkap Desman.

Lebih lanjut, Desman menuturkan bahwa pihaknya tidak membatasi keikutsertaan peserta hanya dari Kukar. Justru, keterbukaan terhadap peserta dari luar daerah dinilai sebagai langkah positif dalam memperluas jejaring dan solidaritas antar kader.

“Walaupun kegiatan ini dipusatkan di Kukar, kami tidak menutup pintu bagi peserta dari luar. Semua saudara yang ingin belajar dan berproses bersama, kami sambut dengan tangan terbuka,” ujarnya.

DTD dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (29/06/2025), dengan kurikulum yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dasar tentang ke-Ansoran, nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, bela negara, serta latihan kedisiplinan yang intensif. Seluruh materi dipandu oleh instruktur dan pelatih berpengalaman dari GP Ansor dan Banser.

Tak lupa, Desman juga menekankan, pentingnya pembentukan karakter kader yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kuat secara spiritual dan intelektual.

“Kami ingin kader-kader hasil DTD ini siap menghadapi tantangan zaman. Bukan hanya secara fisik, tapi juga memiliki kemampuan berpikir yang kritis, bernalar logis, serta memahami isu-isu keummatan dan kebangsaan secara komprehensif,” pungkasnya.

DTD di Tenggarong ini menjadi langkah awal yang menandai semangat baru penguatan kaderisasi di tubuh GP Ansor Kutai Kartanegara, sekaligus memperkuat fondasi gerakan kepemudaan yang progresif dan responsif terhadap kebutuhan zaman. (Rob/Bey)