Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DaerahNewsSamarinda

Mulai Memanas, Aliansi PMII Se-Kota Samarinda Minta Konfercab Ditunda

380
×

Mulai Memanas, Aliansi PMII Se-Kota Samarinda Minta Konfercab Ditunda

Sebarkan artikel ini

TimesKaltim.com, Samarinda – Perhelatan Konferensi Cabang (Konfercab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Samarinda di Pondok Pesantren Al-Adnan Mugirejo Samarinda, Selasa(10/8/2021) malam diwarnai aksi protes oleh sebagian Komisariat dan Rayon yang menamai dirinya Aliansi PMII Se-Kota Samarinda.

Aksi ini dipicu akibat ketidakpuasan para Komisariat dan Rayon terhadap kinerja Kepengurusan Pengurus Cabang PMII Kota Samarinda masa khidmat 2019-2021 dibawah kepemimpinan Ajie Faisal selaku Ketua Umum. 

Tak hanya itu, tuntutan juga dilayangkan kepada Badan Pekerja Konfercab (BPK) yang dinilai tidak transparan dan terkesan tergesa-gesa, mengingat dalam rangkaian prosesnya tak pernah digelar Pra- Konfercab. Kejelasan lokasi dan pelaksanaannya pun hanya H-2 perhelatan.

Disampaikan Ahmad Naelul Abrori Ketua Komisariat Universitas Mulawarman, bahwa Kepengurusan Cabang dinilai tidak maksimal dalam proses kaderisasi yang ada di Unmul. Pasalnya status Kaderisasi rayon di Unmul hingga hari ini masih dipertanyakan.

“Ketidakjelasan status dan kaderisasi di Rayon Komisariat Unmul yang turun-temurun ini tidak diupayakan adanya itikad baik PC PMII Samarinda untuk terlibat langsung pada inti permasalahan yang ada, justu lebih memilih mengabaikan kedudukannya yang entah sampai kapan akan berakhir,” ungkapnya.

“Perlu diketahui bahwa PMII Unmul juga menjadi sejarah lahirnya PMII pertama di Kota Samarinda, yang artinya garis sejarah itu harus terus dirawat dan perbaikan harus di kembangkan,” tambah Mahasiswa Fakultas Hukum ini.

Selain itu, Komisariat lain pun turut menyampaikan hal serupa, seperti yang diungkap Erika Agus Indrianti Ketua Komisariat Universitas Nahdlatul Ulama bahwa selama hampir 2 Tahun kepengurusan cabang, proses pendampingan kaderisasi dipertanyakan kehadirannya. 

Kemunduran kaderisasi yang dialami UNU selama dua tahun terakhir, disampaikan Erika tidak pernah menjadi perhatian serius dari pengurus Cabang.

“Selain itu juga 2 tahun terakir di Komisariat UNU Kaltim mengalami kehilangan kader-kader karena beberapa permasalahan dengan administrasi kampus ataupun urusan pribadi dan konsultasi kami kepada PMII Cabang Kota Samarinda hanya dianggap angin lalu,” terangnya.

Berdasar pada beberapa pertimbangan tersebut, maka Aliansi PMII Se-Kota Samarinda berharap pelaksanaan Konfercab dapat ditunda. Mengingat saat ini juga Kota Samarinda masuk pada pelaksanaan PPKM Level IV.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *