Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

Mulai Hari Ini, Jalan Abul Hasan Resmi Jadi Satu Arah!

319
×

Mulai Hari Ini, Jalan Abul Hasan Resmi Jadi Satu Arah!

Sebarkan artikel ini
Peresmian jalan Abul Hasan Samarinda menjadi satu arah. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi memberlakukan sistem satu arah (SSA) di Jalan Abul Hasan mulai hari ini, Rabu (24/9/2025).

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menjelaskan kebijakan ini diambil setelah melalui kajian dan survei mendalam terkait kondisi lalu lintas di kawasan tersebut.

Hasil analisis menunjukkan tingkat visi rasio jalan sudah mencapai kategori D hingga E, yang berarti volume kendaraan sangat padat dan berpotensi menuju kondisi stagnan.

“Kalau sudah tingkat F, itu artinya volume per kapasitas sama dengan satu, dan jalan tidak akan bisa bergerak. Untuk itu, demi meningkatkan kinerja ruas jalan, simpang empat Haji Darjad, dan simpang tiga Diponegoro, maka sistem satu arah diberlakukan mulai hari ini,” kata Hotmarulitua, pagi ini, Rabu (24/9/2025).

Selain rekayasa lalu lintas, Dishub juga menekankan pentingnya pengaturan parkir. Hotmarulitua mengingatkan para pelaku usaha agar menyediakan lahan parkir sendiri agar tidak mengganggu pengguna jalan.

“Parkir di tepi jalan muncul karena ada aktivitas ekonomi. Pelaku usaha harus ikut berubah, menyediakan ruang parkir yang cukup. Kalau tidak, konsumen juga secara psikologis akan malas datang ke tempat yang tidak punya parkir,” tegasnya.

Penerapan SSA ini juga diikuti dengan perubahan siklus lampu lalu lintas. Dari yang semula empat fase kini dipangkas menjadi tiga fase.

Dishub Samarinda juga bakal menggandeng Satlantas Polresta Samarinda guna melakukan penjagaan intensif selama satu hingga dua minggu ke depan, sekaligus sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat.

Dirinya berharap, masyarakat mendukung kebijakan ini demi kelancaran lalu lintas dan wajah kota yang lebih tertata.

“Ini semua demi kebaikan Kota Samarinda menuju kota peradaban. Kita harus siap berubah, demi ketertiban, kelancaran, dan kemajuan kota kita,” pungkasnya. (Bey)