Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kaltim

Muhammad Samsun, Ajak Media Ciptakan Suasana Kondusif Jelang Pilkada Kaltim 2024

325
×

Muhammad Samsun, Ajak Media Ciptakan Suasana Kondusif Jelang Pilkada Kaltim 2024

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kaltim, Muhammad Samsun. (Istimewa)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Samsun, menyikapi situasi politik dengan hadirnya 2 pasangan calon Gubernur di Kaltim. Hal tersebut, di khawatirkan dapat memicu polarisasi di masyarakat.

Diketahui, menjelang Pilkada 2024, situasi politik di Kaltim semakin memanas dengan munculnya dua pasangan calon gubernur. Pasangan petahana Isran Nur dan Hadi Mulyadi bertarung di nomor urut 01, sementara Rudi Mas’ud dan Seno Aji bersaing di nomor urut 02.

“Dengan adanya dua calon gubernur, memang ada potensi kita terbelah. Tapi saya rasa masyarakat Kaltim ini sudah dewasa. Mereka akan menghadapi Pilkada dengan bijak, dengan cara yang santai,” ungkap Kader Partai PDIP itu pada, Kamis (24/10/2024).

Samsun juga mengingatkan, dalam kondisi seperti ini pentingnya peran media dalam menciptakan suasana politik yang kondusif, dengan menggiring narasi-narasi yang menyegarkan bagi masyarakat.

Lanjutnya, kata dia, peran besar media dalam membentuk opini publik di era informasi saat ini. Dan, dirinya percaya bahwa jika informasi yang disampaikan positif, masyarakat pun akan memberikan respon yang positif.

“Opini publik itu sangat dipengaruhi oleh informasi yang mereka terima dari media,” tambahnya.

“Politik itu harus menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, bukan ajang untuk memperkeruh suasana atau menimbulkan perpecahan,” timpal Samsun.

Terakhir, Samsun berharap, agar semua pihak media, politisi, dan masyarakat bisa bekerja sama untuk menciptakan suasana yang damai menjelang Pilkada Kaltim 2024.

“Saya optimis bahwa dengan sinergi ini, pemilihan akan berlangsung aman, tertib, dan membawa perubahan positif bagi provinsi Kalimantan Timur,” tandasnya. (Rob/Wan)