Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. KaltimDKP3A Provinsi Kalimantan TimurSamarinda

Masyarakat Harus Tahu Bahayanya Kekerasan Perempuan dan Anak 

502
×

Masyarakat Harus Tahu Bahayanya Kekerasan Perempuan dan Anak 

Sebarkan artikel ini

Ilustrasi Kekerasan Perempuan dan Anak. (Ist) 

Timeskaltim.com, Samarinda – Masyarakat perlu memahami betul bahaya dari kekerasan perempuan dan anak. Apalagi, jika melihat ada kekerasan tidak ada niat untuk melaporkan kasus tersebut. Maka, kasus kekerasan tidak akan pernah usai. 

Menurut keterangan dari Kepala UPTD PPA Kaltim Kholid Buchaeri melalui Kasubbag TU Rita Asfianie, jika kekerasan perempuan dan anak diabaikan maka berpotensi menimbulkan dampak sosial. Pembiaran kasus akan membuat kasus yang sama terulang kembali. 

“Kalau dibiarkan saja maka nggak ada efek jera bagi pelakunya. Bisa jadi ada pelaku lain yang muncul nantinya karena dianggap hal biasa, bisa jadi masalah sosial,”terangnya. 

Potensi yang besar ini mengingat, kekerasan kerap kali dialami oleh anak-anak perempuan. Tidak hanya perempuan saja. Bahkan, pelaku yang melakukan kekerasan tersebut tidak lain adalah orang terdekat korban. 

“Kan banyak kasus kekerasan seksual anak, bahkan pelakunya itu orang terdekat. Ada pelakunya itu paman, tetangga, ataupun sepupu dari korban. Kalau korbannya masih di bawah umur, kan nggak paham, apalagi pelakunya orang terdekat. Ini kan bahaya jika dibiarkan,”tegas Rita. 

Menurut Rita, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan pemahaman bahayanya kekerasan pada perempuan dan anak. Masyarakat perlu bisa ikut andil dalam pengawasan.

“Upaya pencegahan sudah ada dalam program kami dan juga ada kerjasama dengan instansi terkait untuk penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak,” tutupnya.(Adv/FD/DKP3A Kaltim)