Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kukar

Masyarakat Adat Jahab Gelar Aksi Sengketa Lahan, Kapolda Kaltim Akan Tindaklanjuti Aspirasi

235
×

Masyarakat Adat Jahab Gelar Aksi Sengketa Lahan, Kapolda Kaltim Akan Tindaklanjuti Aspirasi

Sebarkan artikel ini
Suasana saat masyarakat Adat melakukan aksi di depan Kantor Polres Kukar, pada Senin (25/08/2025) pagi. (Timeskaltim)

Timeskaltim.com, Kukar – Dibawah terik matahari ratusan suara masyarakat adat menggema di depan Kantor Polres Kutai Kartanegara (Kukar), pada Senin (25/08/2025). Mereka menyuarakan permasalahan sengketa lahan dengan PT BDAM yang terjadi di Kelurahan Jahab dan wilayah sekitarnya, namun hingga kini belum menemukan titik penyelesaian.

Aksi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Anggota DPD RI Yulianus Henock Sumual, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Mewakili massa aksi, Yulianus Henock menegaskan kehadirannya sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat adat yang merasa terintimidasi dalam konflik tersebut.

“Hari ini kita mendengarkan suara aspirasi masyarakat yang meminta keadilan kepada Kapolda. Tuntutan sudah kita dengar, dan kami memfasilitasi agar semua bisa berjalan dengan baik,” ucap Yulianus di hadapan massa.

Ia juga menyoroti pentingnya penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif.

“Hukum jangan sampai tajam ke bawah, tumpul ke atas. Ketika rakyat melapor, harus didengarkan, jangan hanya laporan perusahaan yang ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sementara itu, di lokasi aksi secara langsung Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menyatakan, pihaknya telah menerima seluruh aspirasi masyarakat. Ia menegaskan penyelesaian konflik lahan ini tidak hanya menjadi kewenangan di tingkat kabupaten, melainkan juga akan dibawa ke forum yang lebih tinggi.

“Beberapa hal sudah kita bahas. Kepolisian bersama forkopimda akan membantu. Terima kasih kepada tokoh masyarakat yang sudah menjaga kondusifitas. Harapan saya, mari kita jaga bersama agar kegiatan masyarakat tetap berjalan baik,” ungkap Kapolda.

Terkait jalannya proses hukum, ia memastikan semua laporan akan ditinjau secara menyeluruh.

“Ini masalah hukum, dan tentu ada proses administrasi. Karena sudah ada putusan pengadilan, maka akan kita evaluasi kembali. Ada beberapa laporan dari masyarakat maupun perusahaan, semuanya akan kita lihat satu per satu agar langkah hukum yang diambil betul-betul bijak,” tandasnya. (Rob/Bey)