Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Bontang

Marak Kasus Bunuh Diri, MA Bontang Gelar Seminar Edukasi

579
×

Marak Kasus Bunuh Diri, MA Bontang Gelar Seminar Edukasi

Sebarkan artikel ini
Sesi foto bersama usai acara seminar edukasi. (Ist.)

Timeskaltim.com, Samarinda – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bontang menggelar seminar edukasi pada Selasa (4/2/2025), dengan tema “Membangun Kesehatan dan Kekuatan Mental dalam Tinjauan Psikologis dan Perspektif Islam.”

Kegiatan yang diinisiasi oleh OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah) ini bertujuan merespons maraknya kasus bunuh diri di kalangan pelajar.

Pembina OSIM MAN Bontang, Zulfa, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan langkah preventif sekaligus edukatif untuk membangun kesadaran individu dan kolektif mengenai penyebab serta dampak dari bunuh diri.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan mental.

“Kegiatan ini juga menjadi upaya agar OSIM memiliki self-awareness. Ini berangkat dari keprihatinan kami terhadap meningkatnya kasus bunuh diri di kalangan remaja di Kota Bontang,” ujar Zulfa.

Lebih lanjut, Zulfa menekankan bahwa fenomena ini harus dicegah agar tidak menjadi kebiasaan atau tren di kalangan pelajar.

Oleh karena itu, OSIM MAN Bontang menggagas kegiatan kolaboratif untuk menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi para siswa.

Sementara itu, Kepala MAN Bontang, Sugianoor, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat mendorong seluruh warga madrasah untuk menunjukkan praktik baik dan bijaksana dalam menjaga kesejahteraan mental.

“Tentu ini menjadi modal bagi kita untuk terus berkreasi dan beraktivitas sesuai dengan kaidah-kaidah Islam,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, ia menegaskan pentingnya mengadakan kegiatan serupa secara rutin di lingkungan madrasah agar dapat meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan siswa yang memiliki visi serta misi hidup yang terarah.

Dengan demikian, diharapkan terbentuk madrasah yang maju, bermutu, dan berdaya saing global.

Sebagai informasi, seminar ini juga diikuti oleh perwakilan siswa dari berbagai SMA dan SMK se-Kota Bontang. (Has/Bey)