Disdikbud Kaltim laksanakan pendidikan minat bakat berbasis psikologi.(Dok)
Timeskaltim.com, Samarinda – Usai laksanakan launching program penelusuran minat bakat berbasis psikologi positif pada akhir bulan lalu. Program yang bekerjasama dengan Pendar Institute telah menyentuh beberapa sekolah di Kaltim.
Peluncuran program pendidikan minat bakat yang berbasis psikologi positif tersebut salah satu langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim dalam aktualisasi kurikulum merdeka.
Program yang menyasar lebih dari 19.000 siswa SMA di 9 kabupaten/kota, telah dimulai sejak 4 September lalu dan berakhir pada 25 September nanti.
Program yang berkegiatan menyentuh langsung para siswa/siswi di kelas X SMA tersebut sangat memberi manfaat. Khususnya untuk jalur mereka memilih mata pelajaran jurusan di tingkat yang lebih tinggi.
Selvi Maharani salah satu siswi di kelas X SMAN 3 Bontang menyampaikan kebahagiaan atas program yang dicetuskan pemprov melalui Disdikbud Kaltim.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, dan juga Kepala Dinas Pendidikan Kaltim. Program ini sangat bermanfaat bagi kami,” kata Selvi, pada Selasa (12/9/2023) siang.
Siswi SMAN 3 Bontang tersebut mengungkapkan manfaat yang diberikan adari program tersebut.
“Program ini akan mempermudah kami dalam memilih mata pelajaran jurusan di kelas XI, persiapan untuk kuliah, dan juga sebagai langkah pengembangan diri jangka panjang lainnya,” ungkapnya.
Dengan mengacu pada pengembangan diri. Pihak Pendar Institute sebagai trainer, mempermudah para siswa dalam mengkonsumsi program ini.
“Kegiatannya sangat menarik, dan kami sangat senang. Kakak-kakak trainernya sangat ramah dan siap membantu kami dalam konsultasi,” lanjutnya.
Bukan hanya dari para siswa, program pendidikan minat bakat berbasis psikologi positif ini juga dapat apresiasi dari pihak pengajar disalah satu sekolah.
Melihat anak didiknya yang sangat antusias dalam mengikuti kegiatan, hingga tidak sedikit terlihat potensi keluar dari ada didiknya dalam program ini.
“Kami sangat mengapresiasi program ini karena sangat membantu anak-anak untuk mengenali minat dan bakat mereka.”
“Saya melihat mereka bahagia dan antusias ketika mengikuti kegiatan ini,” kata salah satu guru di SMaN 1 Batu Sopang.
Program pendidikan berbasis minat bakat ini telah menciptakan gelombang antusiasme di kalangan siswa dan guru di Kaltim. Mereka berharap program ini akan membawa manfaat besar bagi perkembangan pendidikan dan pengembangan potensi siswa di setiap sekolah. (Nik/Wan)












