Laila Fatihah Imbau Pengusaha Kapal Wisata Tak Patok Harga Yang Memberatkan Warga Samarinda

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah mengimbau kepada Dishub dan pengusaha kapal wisata. Agar tak mematok harga yang begitu memberatkan warga Samarinda.

Politisi asal Partai PPP ini juga menyebut, kedua belah pihak, mesti duduk bersama mencari solusi terbaik. 

“Jangan sampai kebijakan Dishub memberatkan pengelola. Dan, pengelola jangan juga keinginannya saja yang dituruti. Menurut saya, mesti ada jalan tengah,” ucap Legislator Basuki Rahmat asal Daerah Pemilihan II Samarinda Seberang dan Palaran ini.

Laila Fatihah sepakat dengan kebijakan Dishub Samarinda menerapkan sistem manifest online kapal wisata.

“Saya sepakat kalau ada perubahan sistem dari manual ke online. Karena, kita memang sekarang ini mengarah kesana,” kata Laila Fatihah.

Laila Fatihah menilai kebijakan Dishub itu wajar. Karena, pengalihan manifest dari manual ke online tersebut bisa meningkatkan retribusi daerah.

“Kebanyakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita dari pajak dan retribusi. Jadi, saya pikir wajar kalau Pemkot mencari inovasi yang dapat memaksimalkan sumber PAD kita,” ungkap dia.

Diketahui, bahwa kebijakan Dishub Samarinda tersebut ditolak pengusaha kapal wisata, karena uang pembelian tiket tidak langsung dikelola pengusaha. Ditambah lagi, calon penumpang juga ditarik biaya tambahan sebesar Rp5 ribu. (Adv/Wan)