Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Advertorial

Kutim Memaksimalkan Digitalisasi Arsip Serta Pemberian Penghargaan Untuk Inovasi Perangkat Daerah

49
×

Kutim Memaksimalkan Digitalisasi Arsip Serta Pemberian Penghargaan Untuk Inovasi Perangkat Daerah

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) mendorong transformasi digital dalam pengelolaan arsip melalui kegiatan Sosialisasi Kearsipan sekaligus Pemberian Penghargaan Kinerja Kearsipan Terbaik. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) berlangsung di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Senin (10/11/2025), dengan diikuti sekitar 150 peserta, mulai dari kepala dinas hingga perangkat daerah.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Administrasi Umum, dan HAM Pemkab Kutim, Muhammad Idris Syam, menjelaskan bahwa arsip bukan sekadar dokumen, melainkan merupakan bukti akuntabilitas kinerja serta memori kolektif pemerintah.

Muhammad Idris menjelaskan bahwa kearsipan berperan penting dalam tata kelola pemerintahan yang baik, sekaligus memiliki nilai sejarah dan manfaat besar.

Pemkab Kutim juga menekankan penerapan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) untuk mendukung administrasi yang lebih efektif, efisien, dan transparan.

Muhammad Idris Syam menambahkan bahwa SRIKANDI menjadi langkah penting dalam digitalisasi kearsipan, dan pemerintah daerah perlu menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi.

Pada kesempatan tersebut, Dispusip juga menyerahkan penghargaan kepada perangkat daerah dengan audit kearsipan terbaik serta penggunaan aplikasi SRIKANDI yang paling aktif. Penghargaan ini diberikan untuk mendorong perangkat daerah lain agar meningkatkan inovasi dan kinerja dalam pengelolaan arsip.

Muhammad Idris Syam berharap penghargaan tersebut menjadi contoh bagi seluruh perangkat daerah dalam mengelola arsip secara modern dan berdaya guna, sejalan dengan visi “Kutim Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing.”

Dia menutup dengan mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan membantu perangkat daerah memahami pentingnya pengelolaan arsip, baik fisik maupun digital, guna mewujudkan pemerintahan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.ADV