Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar mengantisipasi lonjakan penduduk yang tak terkendali usai Idul Fitri. Akibatnya disebabkan adanya urbanisasi. Ia meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tanggap terhadap pengoptimalan pendataan penduduk.
Terutama saat puncak arus balik yang terjadi pada pekan-pekan lalu, ia mengungkapkan pentingnya data dari perangkat wilayah setempat sebagai acuan penanganan masalah sosial yang dapat timbul akibat penambahan jumlah penduduk.
“Kita harapkan semua ini mesti terdata, karena sampai saat ini kita selalu bermasalah dengan data, jika nanti misalnya ada langkah dari pemerintah seperti bantuan sosial, kita sudah memiliki data yang lengkap,” ujar Deni, Rabu (25/5/2022).
Anggota fraksi Gerindra itu juga mengimbau agar data penduduk dari Badan Pusat Statistik (BPS) bisa diperbaharui secara berkala.
Menurutnya data penduduk Samarinda berdasarkan BPS saat ini sudah terlalu lama dan butuh pembaharuan dengan kondisi yang terbaru, terlebih usai masa lebaran.
“Maka data-data pendatang itu juga bisa diketahui dari mana datangnya, dan ke Samarinda tujuannya apa, maka yang kita sampaikan kepada Disdukcapil ataupun Dinas Sosial dapat menganggarkan dana untuk melakukan proses pendataan tersebut,” ujar Politisi Asal Partai Gerindra itu.
Pada masa lebaran tahun 2021, diketahui penambahan pendatang di Kota Samarinda mencapai sekitar 5.000 jiwa.
Jumlah tersebut diprediksi dapat bertambah pada momen lebaran tahun ini karena semakin meredanya wabah COVID-19 dan semakin dilonggarkannya pembatasan aktivitas masyarakat.
“Karena sekarang kan banyak yang mudik setelah 2 tahun tidak bisa mudik, kemungkinan juga saat balik akan semakin banyak lagi yang datang ke Samarinda karena mereka membawa serta keluarga dan saudaranya,” tandasnya. (Adv/Wan)












