Maswedi Anggota Komisi IV DPRD Samarinda yang kembali menyorot nasib kesejahteraan guru di Kota Tepian. (Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Nasib kesejahteraan guru terus-menerus menjadi sorotan para anggota DPRD Samarinda. Kali ini komentar diucapkan oleh Maswedi Anggota Komisi IV yang mendorong agar pemerintah daerah bisa memprioritaskan kesejahteraan guru.
Sebab dikatakannya masih banyak guru yang telah mengabdi selama belasan tahun tapi masih belum jelas nasib kedepannya seperti apa. Selain itu ia juga menanggapi adanya pengecualian penerima insentif guru kepada kualifikasi tertentu.
Oleh karenanya, nasib kedepan para tenaga didik itu pun diharapkan mendapat perhatian dari pemerintah. Minimal melalui proses pengangkatan ASN atau P3K.
“Kebutuhan guru harus diprioritaskan. Pengangkatan PNS dan P3K harus ditingkatkan, agar kehidupan guru bisa lebih sejahtera,” ucap Maswedi, Minggu (16/10/2022).
Maswedi menjelaskan, saat ini dengan tugas guru yang begitu berat perlu diimbangi dengan gaji atau honor yang sesuai. Selain itu menurutnya, anggaran pendidikan dari pusat dan daerah terasa masih sangat kurang.
“Maka dari itu kita prihatin, kebutuhan guru di Samarinda ini sangat banyak tapi anggaran untuk honor guru itu masih sangat minim. Apalagi ada aturan kemarin soal insentif tentu ini menciderai para pendidik kita,” jelasnya.
Sehingga pemerintah diharapkannya bisa mengupayakan peningkatan anggaran agar kebutuhan para guru dapat terpenuhi.
“Memang peran pemerintah kita harus lebih peka melihat kondisi ini jika ada persoalan anggaran, harus bisa mengupayakan sumber anggaran dari berbagai aspek. Yang terpenting kesejahteraan guru kita bisa lebih diperhatikan dan ditingkatkan lagi,” pungkasnya. (Adv/Wan)












