Timeskaltim.com, Samarinda – Komitmen RSUD Inche Abdoel (IA) Moeis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kota Tepian kembali dibuktikan. Pada Senin (31/8/2026) pagi, Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun meresmikan secara penuh operasional Gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang berlokasi di area rumah sakit plat merah tersebut.
Berdirinya bangunan megah empat lantai ini menjadi buah manis dari proses pembangunan bertahap selama tiga tahun. Kehadirannya memproklamasikan pemisahan jalur pelayanan kesehatan ibu dan anak secara mandiri dari pasien umum.
Direktur RSUD IA Moeis, dr. Osa Rafshodia, MSCIH, MPH, DTM&H, CPSp, CCMs, mengungkapkan bahwa pemisahan area ini krusial demi menjamin privasi serta kenyamanan pengobatan.
“Kami mengonsepkan fasilitas ini agar pasien ibu hamil, melahirkan, bayi, hingga anak usia 14 tahun mendapatkan penanganan yang konsisten dan tenang tanpa bercampur dengan lalu lalang pelayanan medis umum,” terang dr. Osa di sela kegiatan.

Gedung anyar bernuansa modern ini menyediakan total 70 tempat tidur rawat inap. Demi menjamin kemandirian operasional, gedung KIA dilengkapi dengan ekosistem medis tersendiri, seperti laboratorium khusus, ruang isolasi terpisah, Unit Transfusi Darah (UTD), Instalasi Gizi, hingga deretan poliklinik baru.

“Seluruh penunjang di gedung ini berdiri independen. Dokter spesialis pendukung pun ditempatkan secara khusus di sini agar penanganan pasien jauh lebih sigap,” tambah dr. Osa.
Peresmian ini mendapat dukungan penuh dari Pemkot Samarinda. Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun yang hadir bersama Wakil Wali Kota Saefudin Zuhri menyatakan kesiapan pemerintah untuk menyempurnakan fasilitas medis di dalamnya.
“Kemegahan fisik bangunan harus diimbangi dengan teknologi medis terdepan. Pemkot Samarinda siap menggelontorkan belanja modal Rp 10 hingga Rp 12 miliar khusus untuk melengkapi alat kesehatan bernilai tinggi di gedung ini,” ujar Andi Harun.
Capaian fisik ini kian mengukuhkan posisi RSUD IA Moeis sebagai faskes peraih peringkat pertama standar pelayanan publik se-Samarinda berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr. Ismed, mengingatkan seluruh jajaran medis untuk mengimbangi kecanggihan gedung baru ini dengan pelayanan yang ramah.
“Fasilitas megah harus berbanding lurus dengan keramahan dan kepedulian para tenaga medis. Rasa nyaman masyarakat saat berobat adalah tolok ukur keberhasilan utama kami,” tutup dr. Ismed.













