Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kaltim

Ketua DPRD Kaltim Dorong Pengadaan Helikopter untuk Atasi Kendala Distribusi Logistik

183
×

Ketua DPRD Kaltim Dorong Pengadaan Helikopter untuk Atasi Kendala Distribusi Logistik

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kaltim, Hassanudin Mas’ud. (Istimewa)

Timeskaltim.com, Samarinda – Ketua DPRD Kalimantan Timur, (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, mengajukan gagasan kepada pemerintah daerah agar menyediakan helikopter.

Usulan tersebut menurutnya, sebagai sarana distribusi bantuan logistik, khususnya ke daerah yang sering mengalami krisis pangan.

ia juga menjelaskan bahwa akses transportasi darat dibeberapa wilayah, seperti Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) masih sangat terbatas.

Lebih jauh, kata dia, selama ini distribusi bantuan hanya mengandalkan jalur sungai.
Namun ketika musim kemarau tiba debit air menyusut, bahkan di sejumlah titik sungai kering dan tak bisa dilewati.

“Dalam kondisi seperti ini, jalur udara menjadi satu-satunya pilihan yang memungkinkan,” ujarnya kepada awak media, pada Rabu (6/7/2025).

Politisi Partai Golkar itu juga menambahkan, ketersediaan helikopter akan mempercepat pengiriman logistik pemerintah di saat darurat.

Bahkan sebelumnya, pada masa kepemimpinan Pj Gubernur Akmal Malik, upaya serupa pernah dijalankan dengan menyewa helikopter senilai sekitar Rp2 miliar melalui kerja sama Pemprov, Polda Kaltim, dan Kodam VI/Mulawarman.

Oleh karena itu, menurutnya helikopter tersebut nantinya tidak hanya difokuskan untuk kebutuhan distribusi di Kubar dan Mahulu, melainkan juga untuk daerah-daerah lain di Kaltim yang terkendala akses darat.

“Saya berharap ide ini bisa kembali dipertimbangkan, sebab daerah terpencil di Kaltim sangat sulit dijangkau. Jika ada bencana, keterlambatan distribusi logistik hampir pasti terjadi,” jelasnya.

Diakhir ia menegaskan bahwa pendanaan tidak harus sepenuhnya bersumber dari APBD. Pemerintah bisa mencari alternatif lain, misalnya melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang beroperasi di wilayah Kaltim. (Adv/Has/Bey)