Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Daerah

Kemeriahan Pawai Ta’aruf Penanda Awal MTQ Nasional Ke-30 Dimulai

359
×

Kemeriahan Pawai Ta’aruf Penanda Awal MTQ Nasional Ke-30 Dimulai

Sebarkan artikel ini
SUASANA Kemeriahan Pawai Ta'aruf digelar di Kota Samarinda, pada Sabtu (07/09/2024) pagi. (Muhammad Hasbi /Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke – 30 tingkat Nasional, yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Kota Samarinsa resmi digelar, pada Sabtu (07/09/2024) pukul 09.11 Wita. Rangakaian kegiatan diawali dengan gelaran pawai ta’aruf.

Dalam gelaran pawai ta’aruf ini, disaksikan langsung oleh Pejabat daerah (PJ) Gubernur Kaltim, Akmal Malik bersama istri, didampingi oleh Sekretaris Daerah (Setda), Sri Wahyuni beserta para pejabat daerah perwakilan masing-masing Provinsi.

Diketahui, peserta diikuti oleh 26 perwakilan Provinsi se – Indonesia dan sepuluh Kabupaten/Kota di Kaltim.

Mobil pick up yang dimodifikasi berupa perahu kora-kora dan duplikat masjid kebanggan masing-masing Provinsi, menjadi ikonik yang turut memeriahkan rangkaian acara ini.

“Alhamdulillah pagi ini kita sudah memulai rangkain acara MTQ Ke – 30 tingkat Nasional di Kaltim dengan pawai ta’aruf,” ungkap Akmal, pada wartawan awak media usai acara.

Akmal Malik juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kafilah yang telah mengikuti rangkain kegiatan pawai ta’aruf ini, sehingga sejak awal acara ini dapat berjalan dengan lancar.

“Semua kelihatanya sangat bahagia, nanti akan ada penilain oleh tim LPTQ Nasional terkait dengan penampilan dari perwakilan masing-masing kafilah,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah, LPTQ dan Kanwil Agama Provinsi Kaltim, ia mengucapkan terima kasih atas terlaksana nya ivent awal ini.

“Memang sukses nya sebuah rangkaian acara akan dinilai dari awalnya, bahwa kalau awalnya sukses maka insyallah sampai akhir akan lebih sukses,” ujar Akmal.

Ia mengakui bahwa selain menghantarkan Kaltim untuk memperoleh hasil yang baik, kata dia target yang paling utama adalah tentang siar qur’an, ukhuwal islamiyah, sukses acaranya, dan juga sukses pemberdayaan ekonomi nya.

Dengan wajah bahagia dan nada bicara canda, Akmal Malik, memberkan agar kepada suluruh kafilah dapat membelanjakan semua oleh-oleh khas Kaltim untuk dibawah pulang ke daerah masing-masing.

Menutup pernyataan nya, ia berharap  bahwa gelaran ini menjadi pelajaran dan awal yang baik, bagi bumi etam (julukan provinsi kaltim) untuk selanjutnya dapat melaksanakan ivent-ivent Nasional hingga Internasional.

“Provinsi kita ini menjadi penyangga utama IKN, maka nya kita harus belajar selama ini kita memang sudah bagus, tidak ada salahnya kan untuk lebih bagus lagi,” pungkasnya. (Has/Wan)