Menteri PPPA, Bintang Puspayoga.(Ist)
Timeskaltim.com, Jakarta – Belakangan ini, berita terkait kekerasan terus dipublikasi di sejumlah daerah di Indonesia. Hal ini menandakan Indonesia sedang ada pada kondisi darurat kekerasan. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) juga menyadari itu.
Berdasarkan Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2021, ada penurunan prevalensi kekerasan terhadap perempuan dan anak menyatakan kekerasan fisik dan atau seksual yang dilakukan pasangan dan selain pasangan selama hidupnya masih dialami oleh sekitar 1 dari 4 perempuan usia 15-64 tahun.
Kemudian mengacu pada Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2021, ditemukan adanya penurunan prevalensi. Di mana, terlaporkan 4 dari 10 anak perempuan dan 3 dari 10 anak laki-laki usia 13-17 tahun pernah mengalami kekerasan dalam bentuk apapun sepanjang hidupnya.
Menteri Kementerian PPPA, Bintang Puspayoga menyebut, perkawinan anak, KDRT, hingga perundungan anak masih terus terjadi. Bahkan mengacu pada data di Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi perkawinan anak masih sangat tinggi. Yakni di angka 9,23 persen pada 2021.
Lalu berdasarkan data dari Simfoni PPA sepanjang 2021, 73 persen perempuan korban kekerasan dan 48 persen anak korban kekerasan mengalami kekerasan di rumah tangga.
“Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga mendata sebanyak 226 kasus kekerasan fisik dan psikis, termasuk bullying pada 2022,” ungkap Bintang, Kamis (11/11/2022).
Dari situ, Menteri PPPA menegaskan dan terus menekankan terkait pentingnya masyarakat demi melaporkan beragam macam kasus kekerasan yang dialami atau dilihat.
“Meskipun hanya sebatas laporan kecil, tapi hal itu akan sangat membantu pemerintah untuk menekan potensi kekerasan lainnya,” lanjutnya.
Oleh sebab itu, dia mengajak seluruh pihak agar tegas melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Termasuk berani untuk melaporkan kekerasan dan mendukung korban kekerasan anak dan perempuan agar bisa bangkit dan melanjutkan hidupnya lagi. (Gan/Adv/DKP3A Kaltim)












