Timeskaltim.com, Kukar – Pemerintah Kecamatan Kembang Janggut mulai menyiapkan sejumlah pekerjaan rumah penting untuk tahun 2026. Plt Camat Kembang Janggut, Suhartono, menyebut ada tiga sektor utama yang menjadi prioritas, yakni pendidikan, kesehatan, dan layanan dasar masyarakat.
Dalam bidang pendidikan, tantangan terbesar yang dihadapi saat ini masih berkaitan dengan keterbatasan tenaga pendidik. Kondisi tersebut bahkan membuat beberapa kepala sekolah harus merangkap jabatan di lebih dari satu sekolah.
“Masih ada kepala sekolah yang merangkap di beberapa sekolah, dan itu harus segera dilengkapi,” ujarnya, pada Sabtu (18/10/2025).
Suhartono menilai, kekurangan tenaga pengajar berpengaruh langsung terhadap efektivitas kegiatan belajar mengajar di wilayahnya. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat segera menambah formasi guru dan kepala sekolah untuk memperkuat kualitas pendidikan di Kembang Janggut.
Pada sektor kesehatan, kecamatan ini sebenarnya sudah lebih dulu menyesuaikan dengan program Bupati Kukar yang menginstruksikan pelayanan puskesmas 24 jam. Bahkan sejak 2012, Puskesmas Kembang Janggut telah berstatus rawat inap dan melayani masyarakat tanpa henti setiap hari.
Namun, ia mengakui masih ada kendala dalam pelaksanaannya, terutama dari sisi sumber daya manusia. Jumlah dokter yang bertugas belum mencukupi untuk menjangkau seluruh wilayah kecamatan yang cukup luas.
“Untuk pemeriksaan laboratorium dan penegakan diagnosis, masih banyak yang terbatas karena alatnya tidak lengkap,” ungkapnya.
Selain keterbatasan tenaga medis, ketersediaan alat kesehatan juga menjadi perhatian. Beberapa peralatan laboratorium dan alat penunjang diagnosis disebut masih belum lengkap, sehingga pelayanan belum bisa berjalan optimal.
Di tingkat desa, pelayanan kesehatan dasar terus dijaga melalui posyandu. Rata-rata setiap desa memiliki setidaknya satu posyandu aktif, bahkan ada yang mencapai empat unit, tergantung kondisi geografis dan jarak antarwilayah.
Suhartono menambahkan, saat ini seluruh posyandu di wilayahnya sedang dalam proses standarisasi agar kualitas pelayanan semakin baik. Ia berharap pendampingan dari pemerintah daerah terus berlanjut hingga semua posyandu memiliki fasilitas sesuai standar.
Dengan berbagai tantangan tersebut, Kecamatan Kembang Janggut menaruh harapan besar kepada Pemkab Kukar untuk memberikan dukungan penuh, terutama dalam pengadaan tenaga medis, alat kesehatan, serta tambahan tenaga pendidik.
“Kalau kebutuhan dasar ini bisa dipenuhi, pelayanan masyarakat tentu akan jauh lebih baik,” tutupnya. (Rob/Bey)










