Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Julfansyah, menegaskan pentingnya program rumah layak huni sebagai solusi untuk mengatasi kemiskinan di Kabupaten Kutai Timur.
Menurutnya, program ini sangat penting, terutama untuk masyarakat miskin di daerahnya, dan akan menjadi prioritas di daerah pemilihannya, Dapil II.
“Program rumah layak huni menurut saya wajib. Itu wajib, karena aku waktu masih menjadi kepala desa saja untuk orang miskin di Benua Baru itu banyak,” ujarnya.
Julfansyah menegaskan bahwa memiliki rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Jadi untuk mengatasi kemiskinan, rumah layak huni itu wajib,” tambahnya.
Julfansyah juga menekankan bahwa tanpa tempat tinggal yang layak, masyarakat akan kesulitan menjalani kehidupan yang lebih baik.
Ia percaya bahwa akses terhadap rumah yang layak akan membantu masyarakat memiliki kehidupan yang lebih stabil dan sejahtera.
Selama menjabat sebagai kepala desa di Benua Baru, Julfansyah sudah banyak berupaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni.
Ia mengungkapkan bahwa atas upaya tersebut, ia mendapat penghargaan sebagai Kepala Desa Terbaik se-Asia.
“Sehingga saya mendapatkan penghargaan kepala desa terbaik se-Asia, karena dulu Pusat pembinaan (pusban) dan infrastruktur (fuktur) dan perlengkapannya ada dana desa,” ungkapnya.
Penghargaan tersebut, menurutnya, menjadi bukti komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang tepat sasaran.
Dia berharap agar upaya ini bisa lebih diperluas lagi dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dalam menyediakan rumah layak huni untuk masyarakat miskin.
“Kita harus memastikan bahwa setiap orang yang membutuhkan rumah layak huni dapat terpenuhi kebutuhannya,” tambah Julfansyah.
Julfansyah juga berharap agar pemerintah daerah lebih fokus pada program-program yang mendukung penyediaan rumah layak huni untuk warga yang membutuhkan.
Ia yakin bahwa dengan komitmen yang kuat, program ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kutai Timur.
“Jika kita semua bersatu dan bekerja sama, saya yakin program ini akan membantu mengurangi angka kemiskinan di Kutai Timur,” pungkasnya.ADV












