Joko Wiranto Singgung Perda Anjal – Gepeng Kurang Ditegakan

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Joko Wiranto.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Maraknya Anak Jalanan, Gelandangan dan Pengamen (Anjal Gepeng) yang kian menjamur di tiap sudut perkotaan hingga fasilitas jalan umum Kota Samarinda. Tak sedikit pula, memenuhi badan jalan lalulintas untuk mendapatkan belas kasih dari para pengguna transportasi jalan. Hal tersebut ditanggapi Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Joko Wiranto.

Ia menyinggung, peraturan daerah terkait dengan penertiban Anjal dan Gepeng di Samarinda masih kurang ditegakan.

“Di simpang 4 terpasang baliho siapa yg memberi dapat sanksi, tapi kan tidak ada realisasinya mungkin tidak jalan sampai sekarang,” kata Joko Wiranto ketika ditemui di ruangannya di Kantor DPRD, Jumat (7/10/2022) siang.

Lebih lanjut, ia mengatakan dalam prakteknya, Satpol PP hanya menangkap Anjal Gepeng kemudian melepas mereka setelah 2 kali 24 jam.

“Kemarin sudah saya tanyakan terkait anjal itu ditangkap satpol cuman kalau dalam 2 kali 24 jam dilepas lagi itu kembali lagi,” ujarnya

Ia menambahkan, seharusnya dilakukan proses pembinaan terhadap Anjal Gepeng yang ditertibkan. Namun kendalanya, lagi-lagi mengenai anggaran yang terbatas di Dinas Sosial. Lebih dalam ia mengatakan, bahwa bahkan Dinas Sosial pernah berhutang di sebuah Rumah Sakit Jiwa di Samarinda karena masalah anggaran.

“Soalnya Dinsos yg punya hutang ke ada beberapa miliar,” ujarnya

Lanjut dia, menginginkan agar Pemerintah Kota Samarinda membuat suatu formulasi yang bisa menjawab persoalan terkait penanganan Anjal Gepeng. (Adv/Wan)