Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Samarinda

Jaya Muallimin Buka Acara Workshop Jejaring P2PTM Kaltim di Palembang

576
×

Jaya Muallimin Buka Acara Workshop Jejaring P2PTM Kaltim di Palembang

Sebarkan artikel ini

Suasana gelaran workshop Jejaring Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Kaltim, di Hotel The Zuri, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. (Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Jaya Muallimin, diketahui membuka acara Workshop Jejaring Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Kaltim, di Hotel The Zuri, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (7/12/2023).

Dirinya membeberkan, dipilihnya Provinsi Sumatera Selatan, karena sebagai lokasi Pembinaan Wilayah (Binwil) Direktorat Jenderal Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) dalam Sinergitas Pusat dan Daerah dalam Transformasi Pelayanan Kesehatan.

“Sebelumnya kita ada melakukan kunjungan dan dialog langsung dengan Dinas Kesehatan Prov. Sumsel dan  Yayasan Jantung Indonesia Cabang Provinsi Sumatera Selatan,” ujarnya, Kamis (7/12/2023).

Jauhar Efendi, selaku peserta Workshop utusan dari YJI Kaltim, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas prakarsa Kadinkes Kaltim beserta jajarannya untuk menyelenggarakan workshop jejaring P2PTM.

“Banyak pelajaran yang bisa dipetik ketika mengikuti best practice ke Dinas Kesehatan dan mitra strategis di Provinsi Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Ika Gladies, menyampaikan, bahwa workshop ini diikuti oleh 42 peserta. Mereka berasal dari lingkungan Dinas Kesehatan, organisasi profesi mitra Dinas Kesehatan, seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia), IBI (Ikatan Bidan Indonesia), PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), PAEI (Persatuan Ahli Epidemi Indonesia), PERSAKMI (Persatuan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia), dan IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia).

Lebih lanjut, Ika menambahkan, kegiatan juga diikuti mitra strategis dari LSM yang peduli terhadap kesehatan. Yaitu Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Persatuan Pemberantasan Tuberkolosis Indonesia (PPTI), Persatuan Diabetis Indonesia (PERSADIA).

Turut hadir dari Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman dan Rumah Sakit Mata Prov. Kaltim, serta 6 orang utusan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara dan 6 utusan Puskesmas di lingkungan Pemkab Kukar.

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Prov Kaltim, Setyo Budi Basuki, selaku penanggungjawab kegiatan, mengatakan, bahwa pada tingkat global, 70% penyebab kematian di dunia adalah akibat penyakit tidak menular, seperti kanker, penyakit jantung, stroke dan diabetes. 

Dengan adanya workshop ini, dikatakan Setyo, yakni diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para jejaring P2PTM.

“Harapannya juga dapat berinteraksi dan berkolaborasi dalam program pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular serta mendapatkan pembelajaran yang baik dari Provinsi Sumatera Selatan,” tutupnya. (Bey)