Timeskaltim.com, Kukar – Jalur Dusun Margasari, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, merupakan jalan yang memegang peran krusial bagi perekonomian dan mobilitas masyarakat setempat.
Diketahui, jalan Jenderal Sudirman yang menghubungkan Samarinda dan Tenggarong, tampak rusak berat akibat longsor. Hal tersebut sempat mengundang perhatian publik setelah video dan foto-foto kejadian ini viral di media sosial (Medsos).
Ketika Timeskaltim.com meninjau lokasi, pemandangan yang memprihatinkan terlihat jelas. Permukaan jalan yang tergerus oleh abrasi Sungai Mahakam memperlihatkan longsoran tanah yang dalam.
Penurunan tanah yang signifikan, mencapai sekitar 1,5 meter, semakin memperburuk kondisi. Jalanan yang biasanya dipenuhi oleh lalu lintas kendaraan besar kini tampak sepi, dengan beberapa bagian jalan hampir tidak bisa lagi dilewati.
Terlihat juga saat dilokasi, pengerjaan jalan tersebut sudah mulai bergerak, Timeskaltim.com, mengkonfirmasi kepada salah seorang pekerja, Megi mengungkapkan, bahwa timnya telah memulai proses penanggulangan longsor dari sebulan terakhir.
“Kami saat ini sedang melakukan pengeboran untuk menahan tanah agar tidak bergeser lebih jauh lagi, dan kami juga telah melakukan pemasangan pancang di 53 titik,” jelas Megi saat dilokasi pada, Rabu (02/10/2024) sore.
Pemasangan pancang ini diharapkan dapat memberikan stabilitas pada tanah yang terus tergerus oleh air sungai. Namun, proses ini membutuhkan waktu dan kehati-hatian.
Selain itu, di ruas sisi jalan Samarinda dan Tenggarong telah terpasang portal yang berfungsi untuk mencegah kendaraan berat, seperti truk dan alat berat, melintas dan memperparah kerusakan.
“Pengerjaan perbaikan ini di prediksi akan selesai pada akhir tahun 2024 ini. Akan tetapi, ada kemungkinan jika jalan ini semakin memburuk, jalur alternatif dari tambang yang berada dekat lokasi akan digunakan sementara,” terangnya.
Bagi masyarakat sekitar, kerusakan jalan ini bukan hanya masalah akses, tetapi juga soal keberlanjutan ekonomi. Jalan Jenderal Sudirman merupakan jalur utama untuk distribusi barang dan transportasi harian.
“Jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat setempat, kami harap jalan ini cepat baik,” ungkap Nur salah satu warga Margasari.(Rob/Wan)










