Anggota DPRD Kaltim, Jahidin. (Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Jahidin menyebut angka para pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya atau golput di Kaltim masih tinggi. Pada Pemilu 2019, angka Golput di Samarinda dan Kutai Kartanegara mencapai 30-40 persen.
Dirinya mengimbau kepada masyarakat bagi yang memiliki hak pilih agar betul-betul menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara yang baik.
“Jangan golput. Golput itu tidak ada pendirian yang tegak. Sebagai warga negara, kita harus ikut menyumbangkan suara kita,” kata Jahidin, Sabtu (25/11/2023).
Ia juga mengapresiasi peran media massa yang memberikan literasi dan dukungan kepada masyarakat agar tidak golput.
Politikus asal PKB itu berharap, kerjasama antara pemerintah, partai politik, tim sukses, masyarakat, dan media massa harus terus terjalin untuk menciptakan pemilu damai dan partisipatif pada 2024.
“Siapa pun yang terpilih nantinya di antara para calon, ada kelebihan dan kekurangan sebagai manusia. Tapi dari mereka itu, ada yang dianggap terbaik oleh masyarakat. Itu kembali kepada para pemilih masing-masing untuk menilainya,” tutupnya. (Adv/Bey)












