Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kaltim

Jahidin Berharap Pemuda dan Mahasiswa Terus Pupuk Rasa Kebangsaan Serta Nasionalisme

262
×

Jahidin Berharap Pemuda dan Mahasiswa Terus Pupuk Rasa Kebangsaan Serta Nasionalisme

Sebarkan artikel ini

Jahidin saat melakukan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dihadapan para Mahasiswa. (Aji/TimesKaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda– Anggota DPRD Kaltim Jahidin melaksanakan kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Sosbang) kepada para pemuda dan juga Mahasiswa, bertempat di Hotel Royal Park Samarinda, Rabu (2/11/2022).

Kepada para pemuda dan Mahasiswa yang hadir, Jahidin mengatakan, bahwa  sosialisasi tentang Wawasan Kebangsaan ini sangat diperlukan. Hal ini untuk memberikan pemahaman dan penguatan kepada masyarakat akan pentingnya mencintai Tanah Air.

Dalam sosialisasi ini, ia menjabarkan nilai-nilai dasar bangsa dan negara Indonesia. Di mana, masyarakat mengenalnya dengan wawasan kebangsaan. Yang terdiri atas 4 pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Sosialisasi ini penting kita lakukan untuk terus menumpuk dan menjaga rasa cinta tanah air kepada para penerus generasi bangsa,” ungkapnya.

Selain itu, faktor ketimpangan dalam pembangunan ekonomi, sosial, politik, dan hukum di pusat dan daerah, juga rawan membuat disintegrasi di antara masyarakat. Kondisi ini patutnya mendapatkan perhatian serius dari semua elemen masyarakat.

“Hari ini kita harus singkirkan pemikiran-pemikiran yang di kotak-kotakan berdasarkan etnis, suku dan agama, di hadapan hukum dan negara kita memiliki hak yang sama,” tegasnya.

Jahidin pun mengingatkan, bahwa penguatan nilai-nilai Pancasila sangat diperlukan. Karena dalam Pancasila secara gamblang mengajarkan nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusian, Persatuan, Keadilan Sosial, dan Kerakyatan.

“Dalam Pancasila pun sudah jelas diterangkan disitu terkait kesatuan, persatuan dan persamaan hak semua warga negara, bahkan kita juga memiliki semboyan Bhinneka tunggal ika,” jelasnya.

Artinya, jika masyarakat Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Dari Aceh hingga Papua. Dapat saling memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Maka apapun tantangan dan persoalan yang muncul di masyarakat akan dapat dengan mudah diselesaikan. Sehingga nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam NKRI akan selalu terjaga. (Adv/Aji)