Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDiskominfo Provinsi KaltimDPRD KaltimSamarinda

Irwansyah Ingatkan Pemuda Jadi Garda Terdepan Sosialisasikan Penayangan Sehat Bagi Remaja Dan Anak

291
×

Irwansyah Ingatkan Pemuda Jadi Garda Terdepan Sosialisasikan Penayangan Sehat Bagi Remaja Dan Anak

Sebarkan artikel ini

Ketua KPID Provinsi Kaltim, Irwansyah ingatkan peserta terhadap pentingnya penayangan sehat bagi anak dan remaja.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kaltim, Irwansyah menyoroti, maraknya penayangan informasi media, yang tak tersortir bagi kalangan muda. Akibatnya, dapat mengancam pola gaya hidup dan cara berfikir generasi muda, di masa mendatang.

“Tayangan televisi, sangat mempengaruhi gaya hidup dan cara berfikir anak muda,” ucap Ketua KPID Kaltim, saat menjadi narasumber Talkshow Nasional Gerakan Pramuka Saka Bakti Husada, Pangkalan Khusus Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Samarinda, Sabtu (4/5/2022) pagi.

Komisioner KPID Kaltim bidang Pengawasan Isi Siaran ini menambahkan, penyebarluasan informasi melalui Televisi dan Radio, harus di dukung oleh aturan norma yang konfrehensif. Hal tersebut bertujuan, agar mengontrol maraknya kasus, penyebaran konten berbau perilaku penyimpangan seks di kalangan generasi muda.

“Keunggulan televisi dan radio didukung aturan norma yang sangat spesifik, untuk mengatur perilaku seks yang menyimpang,” jelas Irwansyah.

Bahkan, lanjut Irwan, Kebebasan tanpa batas dalam akses internet pada akhirnya berujung pada rusaknya mental dan moral generasi muda Indonesia. Bangsa ini kini tengah terancam “lost generation” akibat terpapar pornografi di dunia maya.

“Media sosial yang begitu marak menayangkan, perilaku menyimpang secara fulgar, tanpa sensor dan sangat mudah menjadi contoh gaya kekinian. Hingga menjadi trentopik padahal sangat merusak moral generasi muda,” ujarnya.

Irwan berpesan agar, pemerintah terkait, dapat mengatur media konvensional dan digital. Sehingga dapat menjadi konsumsi publik yang layak terhadap laju pertumbuhan generasi muda di masa mendatang. Kemudian, Ia berharap kepada para pemuda, untuk terus berupaya menjadi garda terdepan, mengawasi derasnya laju perkembangan informasi. Sehingga dapat menjadi konsumsi publik yang sehat dan teredukasi.

“saya menyarankan, agar kaum muda turut mensosialisasikan, bagaimana cara memilih dan mengawasi kedua media ini, media konvensional dan digital dan tayangan sehat bagi anak dan remaja,” tandasnya.(Wan)