Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDKP3A Provinsi Kalimantan TimurSamarinda

IKN Masuk, Tim Penyusun GDPK Miliki Tantangan Tersendiri

230
×

IKN Masuk, Tim Penyusun GDPK Miliki Tantangan Tersendiri

Sebarkan artikel ini

Kepala Bidang PPKB DKP3A Kaltim, Syahrul Umar.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Tim penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) memiliki tantangan tersendiri dalam menyusun GDPK periode 2022 hingga 25 tahun ke depannya. Karena, pertama di dalam sejarah, Kaltim akan menjadi tuan rumah Ibu Kota Negara (IKN) ‘Nusantara’. 

Memang, direncanakan sekitar 180.000 ASN dari pusat akan pindah ke IKN. Hal ini pun berpotensi membludaknya pertambahan penduduk yang masuk ke Kaltim. 

Menurut keterangan Kepala Bidang PPKB Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Syahrul Umar, hal ini menjadi tantangan tersendiri kepada Tim Penyusunan GDPK Kaltim. Karena, perbandingan migrasi masuk-keluar tidak seimbang. Dimana, masuknya penduduk baru lebih besar 5 kali lipat dibandingkan yang keluar. 

“Yang menjadi masalah, migrasi in-outnya. Karena berapa yang keluar dan masuk, ini lebih banyak yang masuk setelah ada IKN. Maka tantangan tersendiri kita ini GDPK,”katanya. 

Mencegah terjadinya kesalahan, Syahrul Umar pada saat kesempatan beberapa waktu lalu menghadiri acara di Universitas Gadjah Mada (UGM) DI Yogyakarta dan bertemu dengan perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. 

“Untuk Kaltim sendiri akan dibantu oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri RI untuk menguatkan dokumen GDPKnya,”tutupnya. (Adv/FD/DKP3A Kaltim)