Suasana Haul Gusdur Ke-13 dihadiri puluhan jamaah, di gedung lantai 3 PWNU Kaltim, pada Jumat (23/12/2022) pukul 20.00 Wita.(Topan Setiawan/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Kaltim melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor sukses menggelar Haul Gus Dur ke-13, di lantai 3 Gedung Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kaltim, pada Jumat (23/12/2022) pukul 20.00 Wita.
Bertemakan Gusdur: Keadilan & Demokrasi ini dihadiri Ketua PW GP Ansor Kaltim, M Fajri Al Faroby didampingi Ketua LBH Ansor Kaltim, merangkap sebagai penyelenggara acara, Rusdiono. Hadir pula Rois Syuriah PWNU Kaltim KH Muhammad Ali Kholil bersama Wakil Ketua PWNU Kaltim, Syafaruddin J dan KH Boechoeri Noer.
Hadir pula Sekretaris PWNU Kaltim, Abu Bakar Madani. Turut pula hadir narasumber dari tokoh masyarakat dan lintas agama. Diantaranya, Yustinus Sapto Hardjato, Tundra Kusasih, Pdt Resta Riswanto Barus, KH Joko Bagus Wibowo dan KM Azman Aziz.
Dalam sambutannya, Rusdiono menyampaikan, acara ini digelar bertujuan untuk kembali memetik pemikiran sosok tokoh revolusioner KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Kata dia, acara ini juga sebagai refleksi pemahaman demokrasi yang bersanding hangat terhadap nilai keagamaan.
“Dalam kegiatan ini, kita banyak memetik faham pemikiran besar sosok Bapak Demokrasi Gus Dur, terhadap ideologi Bangsa Indonesia,” ucapnya di depan puluhan warga Nadhliyyin (sebutan warga Nahdaltul Ulama).
Pria yang akrab disapa Dion ini mengingatkan, kepada seluruh pemuda-pemudi terkhusus Nadhliyyin. Untuk terus menggaungkan semangat Gus Dur dalam mensejahterakan rakyat Indonesia.
“Sebagai generasi muda. Penting untuk selalu membawa demokrasi Indonesia kepada kesejahteraan. Apalagi bulan desember ini sebagai Bulannya Gus Dur. Karena telah berhasil memadukan demokrasi dan nilai keagamaan,” pesan Dion.
Ia mengungkapkan, penerapan demokrasi memiliki perbedaan prinsip di Indonesia.
“Di Indonesia, penerapan demokrasi terbagi menjadi dua. Yaitu Demokrasi prosedural dan demkorasi subtansial,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua PWNU Kaltim, Syafaruddin J mengapresiasi acara yang digelar LB Ansor Kaltim. Kata dia, ini dapat dijadikan sebagai pengingat nilai prinsip kebangsaan yang dicanangkan Gus Dur.
Dia menambahkan, ini juga sebagai doa dan untuk mempelajari rekam jejak Gus Dur.
“Karena, Gus Dur sangat kuat menginspirasi Bangsa Indonesia,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, pemikiran Gus Dur terus digaungkan kepada warga pemuda-pemudi bangsa terhadap prinsip nilai-nilai kegamaan yang berbangsa.
“Ini prinsip karakter bermasyarakat NU berpegang teguh pada Tawasuth, Tawazun, Tasamuh, Ta’adul dan Amal Ma’ruf Nahi Munkar,” sebutnya.
Dia berharap acara ini terus menjadi renungkan kepada seluruh rakyat Indonesia, terkhusus Warga Nadhliyyin.
“Semoga acara ini dapat terus kembali digaungkan untuk memahami nilai-nilai paham Gus Dur di dalam pengkaderan NU,” pungkasnya.(Wan)












