Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin Ketika Mengunjungi Perpustakaan DKI Jakarta.(ISTIMEWA/DPK Kaltim)
Timeskaltim.com, Jakarta – Berbagai ilmu didapatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim ketika mengunjungi Perpustakaan Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta pada Kamis, (3/11) lalu. Kunjungan ini memang dalam rangka untuk mengetahui seberapa banyak peningkatan pelayananyang harus dilakukan oleh DPK Kaltim.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Layanan dan Otomasi, Ec Mustika Wati. Selama 5 jam melakukan kunjungan di perpustakaan yang baru saja aktif kembali, banyak hal yang bisa didapatkan oleh pihaknya.
Mustika sendiri menemukan sejumlah sistem dan bentuk layanan yang perlu dikembangkan di Kaltim. Salah satunya sejumlah sarana yang diinginkan Kepala DPK Kaltim, Muhammad Syafranuddin.
Diketahui, Kepala DPK Kaltim menginginkan adanya ruang privat bagi peneliti atau mahasiswa pasca sarjana, ruang diskusi serta media sosial serta pengembangan IT.
“Setelah direvitalisasi, Perpustakaan TIM jauh lebih lengkap dan modern. Apa yang ada di Perpustakaan TIM ini bisa saja dilakukan Kaltim jika pemanfaatan eks Hotel Atlet di Gor Kadrie Oening Sempaja dialihkan ke DPK,”terangnya.
Terkait IT, Mustika menyatakan hal ini tak lepas dari tupoksi bidangnya yang harus melakukan pengembangan IT dalam pelayanan kepada pemustaka.
“Intinya di era digital ini, perpustakaan Kaltim harus melakukan pembenahan total agar pemustaka puas. Stukur berkat perjuangan Kadis, ruangan akan dibuat nyaman dalam waktu tidak lama,”pungkasnya.(adv/FD/DPK Kaltim78)












