Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kaltim

Harun Sebut Kenaikan Beras di Kaltim Berpengaruh Terhadap Kesejahteraan Masyarakat 

471
×

Harun Sebut Kenaikan Beras di Kaltim Berpengaruh Terhadap Kesejahteraan Masyarakat 

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kaltim, Harun Ar-Rasyid. (Berby/Times Kaltim).

Timeskaltim.com, Samarinda – Kenaikan harga pangan salah satunya beras masih menjadi momok bagi masyarakat Kalimantan Timur.

Kenaikan harga beras yang terjadi baru-baru ini telah memaksa pemerintah untuk meningkatkan impor beras sebagai langkah darurat untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Anggota DPRD Kaltim, Harun Ar-Rasyid merasa prihatin terhadap kenaikan drastis harga beras yang saat ini meresahkan masyarakat.

“Jika dikatakan kenaikan harga beras ini membuat petani kita sejahtera Jawabannya adalah tidak, petani tidak sama sekali menikmati kenaikan beras ini,” ujarnya, Senin (16/10/2023).

Ketua Fraksi PKS itu menjelaskan, pemerintah telah mengalokasikan impor beras sebanyak 2 juta ton untuk tahun 2023, dengan 1,6 juta ton telah diimpor dan 400 ribu ton masih dalam perjalanan.

“Harga beras yang diterima petani saat ini hanya sekitar 5 ribu rupiah per kilogram, sedangkan harga di pasar mencapai 15 ribu rupiah. Ini adalah perbandingan yang sangat tidak adil dan merugikan petani kita,” tuturnya.

Sebab itu, pihaknya sangat menyayangkan pemerintah yang terkesan hanya mengatasi masalah dengan mengimpor, tanpa upaya konkret untuk mendukung petani dalam meningkatkan produksi beras dalam negeri.

“Semoga ada perubahan kebijakan pemerintah untuk mengatasi krisis ini dan mendukung petani dalam meningkatkan produksi beras dalam negeri guna mensejahterakan petani Indonesia,” tandasnya. (Adv/Bey)