Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Diskominfo Provinsi Kaltim

Hari Malaria Sedunia Akan Digelar di IKN 15 Juni Mendatang

376
×

Hari Malaria Sedunia Akan Digelar di IKN 15 Juni Mendatang

Sebarkan artikel ini

Kepala Dinkes Kaltim, dr Jaya Mualimin.(Ist)

Timeskaltim.com, Samarinda – Agenda puncak Peringatan Hari Malaria Sedunia 2023 akan dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kaltim, pada Kamis (15/6/2023) mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr Jaya Mualimin mengatakan rapat koordinasi ini dilakukan untuk persiapan acara puncak Hari Malaria Sedunia yang akan dilaksanakan secara nasional.

“Terimakasih Kemenkes telah menunjuk Provinsi Kalimantan Timur sebagai tuan rumah. Semoga Kalimantan Timur nantinya juga bisa mendapatkan sertifikat bebas malaria,” ungkap Jaya.

Ia menambahkan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini harapannya untuk mendorong kabupaten kota yang lain di Kaltim agar segera mendapatkan sertifikat bebas malaria.

“Kami berharap hasil rakor hari ini agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik, serta kita semua menjadi paham bahwa malaria ini dapat diselesaikan secara sektoral dan dukungan dari semua pihak,” ujarnya.

Pada acara yang sama, Ketua Tim Kerja Malaria Direktorat P2PM Kementerian Kesehatan RI dr Hellen Dewi Prameswari mengatakan sebagian wilayah perbatasan Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur, termasuk kawasan yang berpotensi endemis kasus malaria tinggi di Indonesia.

“Peta endemisitas malaria 2022 sebagian besar di wilayah timur. Papua, Sulawesi Selatan, serta Kalimantan Timur,” kata Hellen.

Lebih lanjut dijelaskanya, 60 persen wilayah IKN berdomisili di Kabupaten Penajam Paser Utara dan 40 persen lainnya masuk dalam wilayah Kutai Kartanegara. 

Data Kemenkes melaporkan dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur, empat di antaranya sudah berstatus eliminasi malaria, dua kabupaten/kota endemis rendah, tiga kabupaten/kota endemis sedang, dan satu endemis tinggi yaitu Penajam Paser Utara.

“Permasalahan di sana karena perambah hutan. Sehingga kami ingin menyelesaikannya,” ujarnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan Puncak Hari Malaria Sedunia 2023 juga dirangkai dengan penyerahan Sertifikat Eliminasi Malaria tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota oleh Menteri Kesehatan RI. (Adv/Kominfokaltim/Wan)