Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kukar

Hadapi Transformasi IKN, Kukar Fokuskan Pengembangan Pulau Kumala Jadi Pusat Obyek Pariwisata

522
×

Hadapi Transformasi IKN, Kukar Fokuskan Pengembangan Pulau Kumala Jadi Pusat Obyek Pariwisata

Sebarkan artikel ini

Pulau Kumala. (Ist)

Timeskaltim.com, Kukar – Jelang percepatan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yang akan dipangku oleh Kalimantan Timur (Kaltim). Kekhawatiran Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), akan ancaman kehilangan sejumlah kecamatan dan pendapatan, pun dikeluhkan sebagian masyarakat.

Adapun Kecamatan yang bakal masuk dalam ruang lingkup IKN, mulai dari, Kecamatan Samboja, Kecamatan Samboja Barat dan, Kecamatan Muara Jawa, serta sebagian Kecamatan Loa Kulu, Kecamatan Loa Janan, dan sebagian Kecamatan Sangasanga.

Tak berpikir lama, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Kukar, Maman Setiawan, meyakini kedepannya Kukar juga akan mendapatkan manfaat dengan hadirnya IKN di Kaltim ini.

Dia menuturkan, Dengan mengacu, pada UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN, Kukar merupakan daerah yang sebagian besar wilayahnya masuk dalam ruang lingkup wilauah IKN.

“Manfaat adanya IKN itu nantinya terasa dalam jangka panjang,” Ucap  Maman Setiawan pada awak media, pada Senin (18/12/2023) pagi.

Dengan demikian, Pengembangan potensi pariwisata. Dapat memancing para turis lokal maupun mancanegara untuk berlibur ke Kukar. Salah satu pengembangan obyek  wisata yang akan dikembangkan adalah Pulau Kumala.

Maman kembali meyakini, dengan memfokuskan pengembangan obyek wisata khususnya pulau kumala, kedepannya hal tersebut dapat menjadi pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Disana kita bisa bangun hotel yang nyaman, wahana bermain keluarga dan rumah makan dan akses layanan lainnya,” ungkapnya

Lanjutnya, Ia berharap, dengan adanya dorongan yang lebih dari pemerintah pusat. Dalam melakukan, renovasi besar-besaran seluruh obyek wisata. Kendatipun, akan mendorong kenaikan ekonomi, dan menjadikan Kukar sebagai pusat bagi pariwisata.

“Tentu Hal tersebut perlu dipersiapkan dari sekarang, oleh sebab itu kami akan kembali mencoba untuk mengusulkan hal tersebut kedepannya,” pungkasnya.(Rob/Wan)