Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), H Baba, menyatakan dukungannya terhadap generasi muda yang memilih jalur karier sebagai influencer atau konten kreator. Meski begitu, ia mengingatkan agar pendidikan tidak ditinggalkan dan tetap menjadi pondasi utama dalam menata masa depan.
Fenomena anak muda, termasuk kalangan pelajar, yang mulai lebih tertarik terjun ke dunia digital dibanding melanjutkan pendidikan formal menjadi perhatian serius bagi legislator tersebut.
“Tidak salah kalau mereka memilih menjadi influencer, apalagi kalau bisa menghasilkan uang. Tapi pendidikan tetap harus dijaga. Bisa disiasati dengan tetap kuliah atau belajar di sela aktivitas,” kata H Baba, pada Selasa (08/07/2025).
Ia mengakui bahwa dunia konten kreatif saat ini membuka banyak peluang, termasuk secara finansial dan fleksibilitas waktu. Namun, ia mengingatkan bahwa kesuksesan yang diraih saat ini harus ditopang oleh peningkatan kualitas diri, salah satunya melalui pendidikan.
Mengenang masa mudanya, H Baba mengisahkan bagaimana dirinya dulu harus bekerja sambil bersekolah demi bisa membiayai pendidikan. Pengalaman itu ia jadikan pelajaran bahwa bekerja tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan pendidikan.
“Waktu muda saya juga harus kerja sambil sekolah karena keadaan ekonomi keluarga. Tapi saya tidak pernah menyerah untuk terus belajar,” ungkapnya.
Ia pun berpesan kepada para konten kreator muda di Kaltim agar tidak sekadar mengejar ketenaran dan penghasilan di media sosial, tetapi juga memikirkan bekal jangka panjang berupa ilmu dan pendidikan.
“Kalau memang harus kerja dulu, tidak masalah. Tapi jangan sampai berhenti sekolah. Manfaatkan waktu dan kesempatan untuk tetap melanjutkan pendidikan,” tandasnya. (Adv/Rob/Bey)












