Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kukar

Gubernur Kaltim Tinjau Beberapa Titik TPS di Wilayah Kukar, Untuk PSU 19 April Mendatang

321
×

Gubernur Kaltim Tinjau Beberapa Titik TPS di Wilayah Kukar, Untuk PSU 19 April Mendatang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kaltim, Rudi Masud saat di Kantor Polres Kukar, pada Kamis (17/04/2025). (Roby Sugiarto/ Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Kukar – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud meninjau beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di beberapa wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) untuk kesiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan dilaksanakan pada 19 April 2025 mendatang.

Dalam kunjungan tersebut Gubernur Kaltim didampingi oleh Kapolda Kaltim, Pangdam Mulawarman Kaltimtara, KPU dan Bawaslu Kaltim.

“Hari ini, pukul 08.00 WITA, kami berangkat dari Balikpapan langsung menuju Muara Badak, Kami melakukan peninjauan di sana untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada tanggal 19 April 2025 agar berjalan sesuai SOP” terang Rudi saat Konferensi Pers di Kantor Polres Kukar, pada Kamis (17/04/2025).

Setelah kunjungan dari Kecamatan Muara Badak, Rudi beserta rombongan melanjutkan perjalanannya, ke Kecamatan Tenggarong untuk meninjau langsung TPS di Lapas Perempuan dan Anak Kelas IIA. Disana, ia berjumpa dengan 325 narapidana.

“Dari jumlah tersebut, 73 orang merupakan pemilik KTP Kukar dan hanya mereka yang diperbolehkan memberikan suara di PSU. Jadi, maksimal ada 73 pemilih dari Lapas Perempuan,” ungkapnya.

Dari kunjungannya tersebut, Rudi menilai kesiapan PSU di Kukar sendiri diyakini sudah mencapai 100%. Walaupun, ada beberapa wilayah yang saat ini terkendala akibat kondisi alam, namun diharap kondisi ini bisa dilalui dan diatasi.

“Persiapan di Kukar, khususnya di sekitar 20 kecamatan, telah dilakukan dengan baik dan siap melaksanakan PSU, meski mungkin ada sedikit hambatan akibat banjir, kami menilai kondisi masih bisa dilalui dan diatasi,” jelasnya.

Disisi lain, Rudi mengimbau, agar masyarakat Kukar dapat memanfaatkan momen ini sebaik mungkin, partisipasi dari warga sangat diharapkan guna menentukan masa depan Kukar selama 5 tahun yang akan datang.

“Kita punya tiga pasangan calon, nomor 1, 2, dan 3. Pemilihan dilakukan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia, tanpa paksaan,” timpalnya. (Rob/Bey)

*Gubernur Kaltim Tinjau Beberapa Titik TPS di Wilayah Kukar, Untuk PSU 19 April Mendatang*

Timeskaltim.com, Kukar – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud meninjau beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) di beberapa wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) untuk kesiapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang akan dilaksanakan pada 19 April 2025 mendatang.

Dalam kunjungan tersebut Gubernur Kaltim didampingi oleh Kapolda Kaltim, Pangdam Mulawarman Kaltimtara, KPU dan Bawaslu Kaltim.

“Hari ini, pukul 08.00 WITA, kami berangkat dari Balikpapan langsung menuju Muara Badak, Kami melakukan peninjauan di sana untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada tanggal 19 April 2025 agar berjalan sesuai SOP” terang Rudi saat Konferensi Pers di Kantor Polres Kukar, pada Kamis (17/04/2025).

Setelah kunjungan dari Kecamatan Muara Badak, Rudi beserta rombongan melanjutkan perjalanannya, ke Kecamatan Tenggarong untuk meninjau langsung TPS di Lapas Perempuan dan Anak Kelas IIA. Disana, ia berjumpa dengan 325 narapidana.

“Dari jumlah tersebut, 73 orang merupakan pemilik KTP Kukar dan hanya mereka yang diperbolehkan memberikan suara di PSU. Jadi, maksimal ada 73 pemilih dari Lapas Perempuan,” ungkapnya.

Dari kunjungannya tersebut, Rudi menilai kesiapan PSU di Kukar sendiri diyakini sudah mencapai 100%.

Walaupun, ada beberapa wilayah yang saat ini terkendala akibat kondisi alam, namun diharap kondisi ini bisa dilalui dan diatasi.

“Persiapan di Kukar, khususnya di sekitar 20 kecamatan, telah dilakukan dengan baik dan siap melaksanakan PSU, meski mungkin ada sedikit hambatan akibat banjir, kami menilai kondisi masih bisa dilalui dan diatasi,” jelasnya.

Disisi lain, Rudi mengimbau, agar masyarakat Kukar dapat memanfaatkan momen ini sebaik mungkin, partisipasi dari warga sangat diharapkan guna menentukan masa depan Kukar selama 5 tahun yang akan datang.

“Kita punya tiga pasangan calon, nomor 1, 2, dan 3. Pemilihan dilakukan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia, tanpa paksaan,” timpalnya. (Rob/Bey)