Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kaltim

Gelar Reses di Kelurahan Sempaja Utara, Sapto Terima Aspirasi Terkait Pembangunan Drainase

283
×

Gelar Reses di Kelurahan Sempaja Utara, Sapto Terima Aspirasi Terkait Pembangunan Drainase

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (Berby/Times Kaltim).
Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono. (Berby/Times Kaltim).

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kaltim Fraksi Partai Golkar, Sapto Setyo Pramono, laksanakan reses di Jalan Padat Karya, RT 53 Kelurahan Sempaja Timur, Kota Samarinda. Pada, Senin (05/11/2024) pukul 11.00 Wita.

Dirinya mengungkapkan, agenda reses/kunjungan kerja merupakan salah satu tugas anggota legislatif yang wajib dijalankan sebagai upaya untuk mendengarkan dan menyerap langsung aspirasi masyarakat.

“Iyaa kita harus turun dan mendengarkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” ucapnya, Selasa (5/11/2024).

Ia juga mengatakan, dirinya banyak menerima aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan perbaikan sarana prasarana seperti jalan dan juga darinase. Sebab, saat turun hujan, beberapa titik di wilayah tersebut masih sering terjadi banjir, sehingga masih mengganggu aktifitas masyarakat.

“Alhamdulillah, saya baru saja menutup telpon dari Kepala Dinas PU (Pekerjaan Umum) Kota Samarinda, saya minta tolong apakah sudah masuk anggaran atau belum, terkait dengan drainase di jalan padat karya dan menembus ke sungai karang mumus. Karena kan memang hal ini untuk meminimalisir keluhan masyarakat terkait dengan banjir,” ungkapnya.

Menurut politisi asal Golkar itu, yang paling utama untuk dikerjakan terlebih dahulu ialah soal pengerjaan darinase, karena memang banjir saat ini bagi masyarakat sangat menjadi masalah utama yang harus segera diselesaikan.

“Akan kami usahakan untuk bisa dibantu melalui bantuan anggaran provinsi, untuk anggaran tahun 2026 karena kan memang anggaran tahun 2025 sudah habis ya, selanjutnya nanti bisa masuk dalam Musrembang Kelurahan kebetulan tadi sudah didengar langsung sama bu lurah,” ujarnya.

Terakhir, dirinya bersyukur sebab persoalan tersebut sudah tersampaikan kepada pihak pemerintah kota dan provinsi.

“Alhamdulillah persoalan ini sudak terkonek antara Kota dan Provinsi,” tutupnya. (Has/Bey)