Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialHukum & PeristiwaLifestyle

Gelar Muswil, MPW Pemuda Pancasila Kaltim Komitmen Dukung IKN Nusantara 

498
×

Gelar Muswil, MPW Pemuda Pancasila Kaltim Komitmen Dukung IKN Nusantara 

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kaltim Isran Noor saat menabuh gong dalam rangka membuka muswil MPW PP Kaltim. (Fahruraji/TimesKaltim)

TimesKaltim.com, Samarinda – Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Kaltim menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke VII di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, pada Sabtu (26/2/2022). 

Muswil ini sudah berlangsung sejak kemarin hingga hari ini, dengan diikuti oleh 10 Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Se- Kalimantan Timur dan Majelis Pimpinan Nasional (MPN).

Setelah rangkaian muswil digelar, HM Said Amin kembali terpilih untuk menahkodai MPW Pemuda Pancasila Kaltim untuk 5 tahun ke depan. Dirinya terpilih secara aklamasi setelah 10 perwakilan MPC Pemuda Pancasila Se-Kaltim mengusung dirinya untuk naik kembali.

Acara Muswil dihadiri langsung oleh Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila KPH Japto Soelistyo Soerjosoemarno, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Gubernur Kaltim Isran Noor dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Tak hanya itu, untuk pertama kalinya tiga kesultanan di Kaltim turut menghadir agenda Muswil ini, yakni Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Adji Muhammad Arifin, Sultan Paser Muhammad Jarnawi dan Sultan Gunung Tabur Adji Bachrul Hadie.

Pada agenda ini juga, MPN Pemuda Pancasila turut melakukan prosesi penandatanganan prasasti pembangunan kantor Sekretariat Pemuda Pancasila di wilayah IKN. Komitmen dan dukungan atas IKN Nusantara turut ditegaskan oleh 3 Kesultanan di Kaltim.

Ketua MPN Pemuda Pancasila KPH Japto Soelistyo Soerjosoemarno mengatakan, Pemuda Pancasila merupakan organisasi masyarakat yang berbasis massa dan bertugas untuk menghimpun massa sebanyak-banyaknya untuk menjadi kader bangsa.

“Pemuda Pancasila adalah kader organisasi yang berbeda dengan Ormas yang lain. Kita dilahirkan karena panggilan sejarah. Pemuda Pancasila lahir pada 28 Oktober 1959, dalam rangka menjawab, menjaga, melindungi dan melaksanakan dekrit Presiden 5 Juli 1959,” terangnya.

Ditahun 2022 ini juga, seluruh MPW Se-Indonesia wajib untuk melaksanakan Muswil mengingat masa kepengurusan yang sudah habis.

“Namanya tugas dan amanah organisasi. Dengan adanya Muswil Pemuda Pancasila ini, kita harus hadir, karena kita juga adalah peserta dan kita punya satu suara di sini. Seluruh provinsi di Indonesia juga memang harus selesai tahun ini,” katanya.

Wakil Ketua MPN Pemuda Pancasila Ahmad Ali menyebut, Muswil adalah mekanisme organisasi yang wajib dilaksanakan 5 tahun sekali.

“Jadi, memang penjadwalan yang sudah ditetapkan untuk pengurus 2021-2027. Tentu ini menjadi strategis bagi Pemuda Pancasila, karena bertepatan dengan Ibukota Negara Baru,” ujarnya.

Kata dia, dengan ditunjuknya Kaltim sebagai IKN Nusantara, dia memastikan bahwa Pemuda Pancasila akan mendukung keputusan tersebut. Bahkan, siap menjadi garda terdepan menghadang gerakan-gerakan yang akan menggagalkan keputusan tersebut.

“Penunjukan IKN ini juga menjadi tugas Pemuda Pancasila untuk menjadi garda terdepan, melawan kelompok-kelompok yang berusaha merongrong pelaksanaan Undang-undang IKN. Pemuda Pancasila akan berdiri di garda terdepan untuk mengamankan kebijakan negara,” tegasnya.

Sekretaris Jenderal MPN Pemuda Pancasila Arif Rahman mengatakan, MPW Pemuda Pancasila Kaltim adalah MPW yang menjadi percontohan bagi MPW lainnya di Indonesia. Karena paling tertib administrasi dan organisasinya.

“Kaltim menjadi percontohan sebagai salah satu majelis yang tertib administrasi dan tertib organisasi,” tutupnya. (Aji)