Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Firnadi Ikhsan, menyoroti tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur dasar yang merata diseluruh wilayah Kaltim.
Kepada awak media, Ia mengungkapkan bahwa permintaan masyarakat terhadap fasilitas seperti jalan, jembatan, irigasi, hingga drainase masih sangat mendesak dan perlu segera direspons.
“Hampir seluruh daerah di Kaltim menghadapi persoalan yang sama. Warga masih sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur dasar,” jelas Firnadi, pada Jum’at (9/8/2025).
Firnadi menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur, tidak bisa sepenuhnya dibebankan pada Pemerintah Provinsi (Pemprov).
Pasalnya, kolaborasi antara Pemprov dengan pemerintah kabupaten/kota mutlak diperlukan, terutama dalam bentuk dukungan bantuan keuangan antar pemerintah.
“Dukungan keuangan dari provinsi ke kabupaten/kota sangat penting agar pembangunan bisa dilakukan lebih cepat dan merata,” tutur politisi dari Fraksi PKS tersebut.
Lebih lanjut, Firnadi menilai pembangunan infrastruktur bukan hanya menyangkut fisik semata. Ia menyebut konektivitas sebagai kunci penting yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Infrastruktur yang baik, kata dia, mampu mendorong kelancaran mobilitas, mengurangi ongkos logistik, serta membuka ruang investasi yang lebih luas.
“Peningkatan infrastruktur juga harus diimbangi dengan perhatian pada pembangunan sumber daya manusia. Misalnya, melalui hibah bagi lembaga pendidikan,” imbuhnya.
DPRD Kaltim, sebut Firnadi, akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur dijadikan prioritas utama tahun ini.
Diakhir ia menegaskan, kebutuhan dasar masyarakat harus segera diwujudkan melalui langkah nyata, bukan sekadar rencana atau janji politik.
“Kita tidak bisa menunda lagi. Infrastruktur harus menjadi prioritas karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. DPRD Kaltim mendorong Pemprov agar segera merealisasikannya,” tandasnya. (Adv/Has/Bey)












