Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kota Samarinda

DPRD Samarinda Soroti Kenaikan Biaya Pendidikan yang Kian Meningkat

353
×

DPRD Samarinda Soroti Kenaikan Biaya Pendidikan yang Kian Meningkat

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyoroti kenaikan biaya pendidikan yang semakin tinggi dari tahun ke tahun, terutama biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) di perguruan tinggi.

Menurut Deni, kenaikan UKT ini menjadi beban berat bagi banyak keluarga di Samarinda yang ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka.

Deni mengungkapkan bahwa peningkatan biaya pendidikan, termasuk UKT di perguruan tinggi, tidak sebanding dengan peningkatan pendapatan masyarakat.

Kondisi ini, menurutnya, membuat akses pendidikan tinggi semakin sulit dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.

“Kenaikan biaya pendidikan, terutama UKT, sangat memberatkan. Banyak orang tua yang harus berpikir dua kali sebelum menyekolahkan anak-anak mereka ke perguruan tinggi karena biayanya yang tinggi,” ucapnya, Rabu (22/5/2024).

Ia menegaskan, pentingnya peran pemerintah dalam mengendalikan kenaikan biaya pendidikan agar tetap terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan bahwa pendidikan tinggi tetap dapat diakses oleh semua orang, bukan hanya bagi mereka yang mampu.

“Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang pro-rakyat, seperti memberikan subsidi atau beasiswa yang memadai bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu,” tambahnya.

Deni juga mengusulkan agar ada pengawasan lebih ketat terhadap penetapan UKT di perguruan tinggi dan sasaran dari UKT tersebut.

Ia berharap pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dapat bersinergi untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi masalah ini.

“Kita perlu memastikan bahwa pendidikan tinggi bukan menjadi beban, tetapi menjadi jalan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tutupnya. (Bey)