AdvertorialDPRD Kota Samarinda

DPRD Samarinda Sebut Kemiskinan Ekstrem Tanggung Jawab OPD Terkait, Bukan Hanya Dinsos

80
×

DPRD Samarinda Sebut Kemiskinan Ekstrem Tanggung Jawab OPD Terkait, Bukan Hanya Dinsos

Sebarkan artikel ini

Anggota DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Anggota DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti menyebut jika pengentasan kemiskinan ekstrem merupakan tanggung jawab seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Menurutnya, kewajiban ini bukanlah hanya milik dinas sosial dan pemberdayaan masyarakat akan tetapi dari seluruh OPD yang saling berkaitan.

“Harus saling bersinergi. Misalkan ada anak yang tidak sekolah dari keluarga miskin tadi, bisa meminta bantuan dari Disdikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan),” ujarnya, Selasa (18/6/2024).

Diketahui saat ini, data terbaru menunjukkan bahwa jumlah kemiskinan ekstrem di Samarinda mencapai 989 Kepala Keluarga (KK) dengan total 5.308 jiwa.

“Semoga pada bulan Juni ini kita sudah keluar untuk dana bantuan sosial dari Pemerintah Kota Samarinda yang Rp300 ribu per bulan untuk 989 KK tadi,” ungkap politikus Partai Demokrat ini.

Dia berharap melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang berwenang memberikan lapangan kerja, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) untuk menangani rumah tidak layak huni, dan Disdikbud membantu anak-anak miskin yang putus sekolah dapat mempercepat, serta mempermudah penanganan kemiskinan ekstrem di Samarinda.

“Diharapkan penanganan kemiskinan ekstrem dapat lebih efektif dan menyeluruh, sehingga meningkatkan kesejahteraan warga yang paling membutuhkan,” pungkasnya. (Bey)

error: Content is protected !!