Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kabupaten Kutai Timur

DPRD Kutim Soroti Efektivitas Bimbingan Teknis (Bimtek) yang Menghabiskan Anggaran

917
×

DPRD Kutim Soroti Efektivitas Bimbingan Teknis (Bimtek) yang Menghabiskan Anggaran

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Julfansyah, mengkritik seringnya pemerintah daerah menggelar bimbingan teknis (bimtek) yang dianggapnya tidak memberikan manfaat nyata.

Ia menilai kegiatan bimtek yang diadakan saat ini justru membingungkan dan terkesan hanya untuk menghabiskan anggaran.

“Pemerintah sekarang sana-sini bimtek, itu kebingungan menghabiskan duit,” ujar Julfansyah, Senin (18/11/2024).

Julfansyah mengungkapkan bahwa sebelumnya, program bimtek tidak pernah ada untuk Linmas (Perlindungan Masyarakat) dan RT (Rukun Tetangga).

Menurutnya, dengan adanya banyak program bimtek saat ini, pemerintah seharusnya lebih fokus pada penggunaan anggaran untuk kegiatan yang lebih bermanfaat.

“Dulu itu tidak ada Linmas bimtek, RT bimtek, sekarang semuanya bimtek. Jadi, disitu pemerintah bukan gagal, hanya saja sayang juga uang ini,” keluhnya.

Anggota DPRD ini menilai bahwa banyaknya kegiatan bimtek yang diadakan tidak selalu sebanding dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai pengelolaan anggaran yang berlebihan, yang menurutnya sering kali hanya dihabiskan untuk kegiatan yang tidak jelas manfaatnya.

“Duit ini terlalu banyak di Kutai Timur sehingga pemerintah bingung untuk menghabiskan anggaran. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegas Julfansyah.

Lebih lanjut, Julfansyah menyarankan agar pemerintah lebih fokus pada program-program yang benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran yang baik untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan dapat memberikan manfaat nyata.

“Kami di DPRD ingin melihat anggaran digunakan untuk hal-hal yang lebih produktif, bukan hanya untuk kegiatan yang tidak jelas manfaatnya,” ujarnya.

Julfansyah juga mengajak pemerintah untuk mengevaluasi kembali kegiatan bimtek yang sudah dilaksanakan.

Ia berharap pemerintah dapat meninjau efektivitas dari setiap kegiatan bimtek, apakah benar-benar memberikan manfaat bagi peserta atau hanya sekadar formalitas semata.

“Kami berharap agar pemerintah dapat meninjau kembali efektivitas dari setiap bimtek yang diadakan. Apakah benar-benar memberikan manfaat atau hanya sekadar formalitas,” tandasnya.ADV