Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
AdvertorialDPRD Kaltim

DPRD Kaltim Dukung Langkah Gubernur Dorong Sinergi BUMD dengan Sektor Tambang dan Migas

132
×

DPRD Kaltim Dukung Langkah Gubernur Dorong Sinergi BUMD dengan Sektor Tambang dan Migas

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan. (Roby Sugiarto/Timeskaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Dukungan terhadap upaya memperkuat kemandirian ekonomi daerah melalui sinergi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan sektor strategis terus menguat. Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, menyambut baik inisiatif Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, yang mendorong keterlibatan aktif BUMD dalam sektor pertambangan dan migas.

Menurut Firnadi, langkah tersebut merupakan peluang besar yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Keterlibatan BUMD dinilai dapat memperkuat daya tahan fiskal daerah sekaligus membuka dampak ekonomi berantai bagi masyarakat lokal.

“Ini momentum yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ketika BUMD diberi peran dalam pengelolaan sumber daya alam, maka daerah juga ikut menikmati hasilnya secara langsung,” ungkap Firnadi, pada Selasa (15/07/2025).

Ia menegaskan, peran BUMD tidak selalu harus masuk ke dalam inti bisnis tambang dan migas. Justru, potensi besar justru terbuka luas di sektor pendukung seperti transportasi, logistik, pergudangan, dan layanan industri lainnya.

“BUMD bisa masuk dari sisi pendukung, seperti jasa angkut, penyimpanan, hingga penyediaan layanan industri. Ini sangat realistis dan potensial, asal disiapkan secara profesional dan sesuai standar,” jelasnya.

Firnadi juga menyoroti pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam memfasilitasi kolaborasi ini. Ia menilai, selama ini kontribusi sektor tambang dan migas terhadap PAD masih belum mencerminkan potensi sesungguhnya karena minimnya pelibatan BUMD.

“Kita tidak ingin BUMD hanya jadi penonton di daerahnya sendiri. Harus ada keberanian untuk menjadikannya sebagai pemain aktif,” ujarnya.

Untuk mendukung rencana tersebut, DPRD Kaltim siap mengambil bagian, termasuk dengan menyiapkan regulasi yang berpihak pada penguatan BUMD dan pengawasan kolaborasi agar berjalan sehat dan transparan.

“Gagasan ini jangan sampai berhenti di tataran wacana. Harus dilanjutkan dengan langkah konkret. Komunikasi yang sudah dibangun Gubernur dengan para pelaku usaha harus diarahkan pada kerja sama nyata,” tegasnya.

Firnadi menutup dengan ajakan kepada seluruh pihak, baik eksekutif, legislatif, maupun dunia usaha, untuk memandang kolaborasi ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam mewujudkan kemandirian ekonomi Kaltim.

“Kalau kita kelola secara serius dengan komitmen bersama, BUMD bisa jadi motor utama pembangunan daerah dan berkontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Adv/Rob/Bey)