Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
DPRD Kaltim

DPRD Kaltim Dorong Pengembangan Bahu Jalan Guna Atasi Kemacetan di Balikpapan

524
×

DPRD Kaltim Dorong Pengembangan Bahu Jalan Guna Atasi Kemacetan di Balikpapan

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Sigit Wibowo, Anggota DPRD Kaltim. (Berby/Times Kaltim)

Timeskaltim.com, Samarinda – Sebagai kota penyangga utama bagi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Balikpapan menghadapi tantangan signifikan dalam memperkuat infrastruktur jalan.

Tantangan ini kian mendesak mengingat posisi strategis Balikpapan sebagai akses utama menuju IKN.

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sigit Wibowo, menyampaikan pentingnya tindakan nyata untuk mengurangi kepadatan lalu lintas yang terus meningkat.

Menurutnya, kebutuhan akan infrastruktur yang memadai semakin penting seiring dengan pertambahan volume kendaraan di kota tersebut.

“Balikpapan kini menjadi gerbang masuk menuju IKN, dan dampaknya, kita melihat peningkatan lalu lintas yang pesat sehingga kemacetan makin sulit dihindari,” kata Sigit pada Rabu (30/10/2024).

Untuk menjawab tantangan ini, Sigit mengusulkan penambahan bahu jalan sebagai langkah solusi. Ia menilai penambahan bahu jalan adalah pilihan yang lebih praktis dibanding pelebaran jalan yang sering terkendala proses pembebasan lahan.

“Dengan menambah bahu jalan, kita bisa langsung meningkatkan kapasitas jalan tanpa terganggu proses pembebasan lahan yang sering kali memakan waktu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sigit berharap usulan ini dapat meringankan beban lalu lintas di Balikpapan serta memberikan kenyamanan bagi warganya.

Dirinya juga mendorong adanya sinergi antara Pemprov Kaltim dan Pemkot Balikpapan untuk memastikan realisasi proyek ini secara cepat dan efektif.

“Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kota sangat penting agar Balikpapan dapat berfungsi optimal sebagai gerbang menuju IKN, dengan tetap memprioritaskan kenyamanan warga dan kelancaran kegiatan ekonomi,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa infrastruktur yang kuat sangat dibutuhkan untuk mempersiapkan Balikpapan dalam menghadapi pertumbuhan populasi dan aktivitas ekonomi yang diproyeksikan akan meningkat pesat.

“Harapannya, Balikpapan mampu menjalankan perannya sebagai kota penyangga IKN yang tangguh tanpa terganggu oleh masalah kemacetan yang parah,” tutupnya. (Bey)