KUTAI TIMUR – Dewan perwakilan rakyat Daerah Kutai Timur menggelar Rapat paripurna ke-10, di Kantor DPRD Kutim, Rabu (8/11/2023).
Rapat Paripurna itu membahas terkait penyampaian Nota Penjelasan Kepala Daerah Kabupaten Kutai Timur tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.
Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Joni, dan dihadiri 22 Anggota DPRD.
Selain itu turut hadir Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang, beserta perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), beberapa Kepala Perangkat Daerah (PD), serta tamu undangan lainnya.
Pada rapat paripurna itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan nota pengantar dimana APBD Kutim diproyeksi akan tembus di angka 9,148 trilyun.
“Diproyeksikan APBD 2024 bisa tembus di angka 9,148 trilyun. Sebelumnya dalam KUA-PPAS ditetapkan sebesar Rp 8,561 triliun, atau mengalami kenaikan sebesar Rp 587 milyar,” sebutnya.
Dia mengatakan prioritas anggaran di tahun 2024 akan dialokasikan ke beberapa sektor.
“Sesuai dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2024 yang mengusung tema, Penguatan Struktur Ekonomi Guna Mendukung Perekonomian Daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kutai Timur, Joni mengungkapkan bahwa APBD merupakan komponen pembiayaan keuangan pemerintahan daerah, yang mengacu pada KUA-PPAS TA 2024.
“Hal yang disepakati terlebih dahulu oleh Pemkab dan DPRD Kutim pada tanggal 15 Agustus 2023 lalu,” ujarnya.












