Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, Syafranuddin. (Halid/TimesKaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2022, Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki skor 64,85 dalam hal tingkat kegemaran membaca masyarakat. Skor tersebut menandakan masyarakat Kaltim memiliki durasi membaca 5-6 jam per minggu dengan 4-5 buku per triwulan.
Dengan skor tersebut, artinya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim memiliki tugas penting untuk menaikkan minat membaca masyarakat Kaltim.
Redaksi Timeskaltim pun meminta tanggapan skor tersebut langsung kepada Kepala DPK Kaltim Syafranuddin atau biasa dipanggil Ivan.
Ivan mengakui, skor tersebut lantaran pengaruh dari pandemi COVID-19 sehingga membatasi aktifitas masyarakat Kaltim untuk bisa berkunjung ke perpustakaan.
“Yang kedua, ditambah dengan kondisi gedung kami juga sering kebanjiran. Posisinya yang di tempat parkir. Itulah yang mempengaruhi tingkat kunjungan,” ungkapnya.
Sementara ini, demi kenyamanan pengunjung perpustakaan, pihaknya selalu merawat kondisi perpustakaan. Bahkan, melakukan perubahan suasana di tiap ruangan perpustakaan untuk menarik pengunjung lebih banyak. Selain itu, pihaknya juga menambah koleksi buku perpustakaan mengikuti perkembangan tren saat ini.
“Kami sedang menambah literatur ke buku-buku. Kemudian meningkatkan pelayanan yang lainnya. Misalnya digitalisasi lebih dikembangkan,”lanjutnya.
Tak hanya melakukan peningkatan di gedung Perpustakaan Daerah Provinsi Kaltim, tapi pihaknya pun juga melakukan kegiatan perpustakaan keliling ke berbagai tempat.
“Kami juga ada melayani perpustakaan keliling itu. Kami menjangkau sampai ke lapas, setiap pekan kami ada kunjungan ke panti asuhan remaja, panti jompo. Itu kami kunjungan rutin,”tandasnya.
DPK Kaltim memastikan akan terus memberikan inovasi kepada masyarakat Kaltim guna mendapatkan literasi buku yang berkualitas.(adv/FD/DPKKaltim01)












