Timeskaltim.com, Kukar – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 dengan mengadakan selamatan dan pemotongan tumpeng bersama para kader di Kantor DPC Gerindra Kukar, Senin (10/02/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPC Gerindra Kukar, Alif Turiadi, Plt Ketua DPRD Kukar, Junadi, serta sejumlah kader partai.
Dalam sambutannya, Alif Turiadi menegaskan bahwa momentum ini menjadi refleksi bagi partai untuk semakin memantapkan diri dalam percaturan politik di Kukar.
“Kami semua keluarga besar Partai Gerindra merayakan ulang tahun ke-17. Harapan kami, ke depan Gerindra dapat semakin kokoh dan lebih matang di kancah politik Kutai Kartanegara,” ujar Alif saat diwawancarai Timeskaltim.com.
Ia juga menyoroti, kiprah Gerindra dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kukar 2024 sebagai bukti nyata bahwa partai besutan Prabowo Subianto ini memiliki eksistensi yang diperhitungkan.
“Dengan tampilnya kader di kontestasi Pilkada kemarin, ini membuktikan bahwa Gerindra Kukar memiliki posisi strategis di politik daerah. Ke depan, kami ingin semakin memperkuat peran di eksekutif dan legislatif agar bisa bersinergi dalam membangun daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Ketua DPRD Kukar, Junadi, turut memberikan ucapan selamat atas peringatan hari jadi Gerindra ke-17. Ia menilai usia ini merupakan tahap kematangan bagi partai, tetapi tetap perlu konsolidasi yang lebih kuat untuk menatap Pemilu 2029.
“Gerindra sudah mencapai usia 17 tahun, ini usia yang matang untuk sebuah partai. Namun, diperlukan strategi dan konsolidasi yang lebih kuat agar bisa semakin besar pada Pemilu 2029,” kata Junadi.
Ia juga menargetkan, agar Partai Gerindra Kukar bisa memperoleh minimal sembilan kursi di DPRD Kukar pada 2029. Selain itu, ia menekankan agar kader-kader partai tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap langkah politiknya.
Sebagai informasi, Partai Gerindra didirikan pada 6 Februari 2008 oleh Prabowo Subianto dan kini telah menjadi salah satu kekuatan politik utama di Indonesia. (Rob/Bey)










