Scroll untuk baca artikel

dprd TIMES KALTIM
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Uncategorized

DP3A Kutai Timur Genjot Keterlibatan Anak dan Kelompok Rentan di Berbagai Program

53
×

DP3A Kutai Timur Genjot Keterlibatan Anak dan Kelompok Rentan di Berbagai Program

Sebarkan artikel ini

Kutai Timur – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3A) Kutai Timur menegaskan bahwa anak-anak serta kelompok masyarakat rentan harus diberi ruang lebih besar untuk ikut terlibat dalam berbagai kegiatan yang dijalankan dinas. Kepala DP3A, Idham Chalid, menyampaikan bahwa hal ini merupakan bagian dari komitmen penerapan Pengarusutamaan Gender (PUG) agar seluruh kelompok mendapat kesempatan yang sama.

Idham mengingatkan agar tidak ada warga yang merasa tersisih atau diperlakukan berbeda hanya karena tidak diberi ruang untuk ikut serta dalam kegiatan pemerintah.

Ia menekankan bahwa setiap acara yang digelar dinas harus dirancang agar dapat dinikmati semua kalangan, termasuk anak-anak dengan disabilitas, sehingga mereka tetap bisa menunjukkan kemampuan dan bakatnya.

Selain itu, ia mendorong penyediaan sarana umum seperti trotoar, area bermain, dan fasilitas pendidikan yang mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat tanpa kecuali.

Idham menegaskan bahwa memberi perhatian pada kelompok rentan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga langkah penting untuk mewujudkan pembangunan yang benar-benar berpihak pada semua.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur meyakini bahwa semakin luas ruang bagi warga untuk terlibat, semakin besar pula dorongan bagi mereka untuk tumbuh dan percaya diri.

Idham menegaskan bahwa kerja sama antardinas menjadi faktor utama agar program dan anggaran berbasis PUG benar-benar mengena kepada kelompok yang membutuhkan.

DP3A juga menyoroti perlunya peninjauan berkala agar kelompok masyarakat yang selama ini kurang terjangkau tetap memperoleh kesempatan yang sama dalam setiap kegiatan pemerintah.

Dengan dukungan fasilitas yang memadai, alokasi anggaran yang peka terhadap kebutuhan gender, serta peluang untuk terlibat langsung, anak-anak dan kelompok rentan di Kutim diharapkan dapat berkembang, termotivasi, dan turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.ADV