Suasana rapat persiapan Kota Layak Anak (KLA) di Samarinda. (Ist)
Timeskaltim.com, Samarinda – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Samarinda menggelar rapat terkait persiapan Kota Layak Anak (KLA). Hal ini berkenaan untuk mencapai KLA pada 2024 mendatang. Acara ini berlangsung pada 27 Oktober 2022 lalu.
Plh Kepala DP2PA Samarinda, Deasy Efriyani pun membuka rapat persiapan tersebut. Dalam sambutannya, dia menyebutkan bahwa Samarinda makin siap demi menyambut KLA pada 2024 nanti.
Dia mengungkapkan, DP2PA Samarinda tengah berupaya untuk memperoleh kategori KLA ‘Nindya’. Untuk mendapatkan itu, Samarinda harus bersaing dengan Balikpapan dan Bontang. Ditegaskan Deasy, untuk mendapat kategori itu maka semua OPD harus berpartisipasi. Dalam hal ini, pemkot tidak boleh berpuas diri.
“Meskipun saat ini sudah ada perda yang mengatur tentang Perlindungan Anak yakni Perda Nomor 10 Tahun 2013, namun untuk regulasinya masih dirasa kurang gamblang. Jadi seluruh pihak harus aktif membahas rancangan program Kota Layak Anak,” ungkap Deasy, belum lama ini.
Ada 3 sesi yang dilaksanakan pada rapat tersebut. Pertama, penyampaian terkait program Kecamatan Layak Anak (KELANA). Lalu pada sesi kedua, evaluasi KLA pada instansi pemerintah. Di sesi terakhir, pemaparan teknis KLA sektor kesehatan pada pegawai pelayanan kesehatan. (Gan/adv/DKP3A Kaltim)












