
TimesKaltim.com, Samarinda – Dewan Kehormatan Wilayah (DKW) Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) Kaltim menggelar Muscab serentak untuk DKC Garda Bangsa Se- Kalimantan Timur, kegiatan ini pun dirangkai dengan dialog kepemudaan terkait dengan IKN di Kaltim. Bertempat di Hotel Mesra, Sabtu (22/1/2022).
Pada agenda ini, turut hadir Tommy Kurniawan selaku Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa, Ketua DPW PKB Kaltim Syafruddin, Ketua DKW Garda Bangsa Kaltim Fuad, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi dan Kepala BAPPEDA Kaltim HM Aswin.
Garda Bangsa sendiri merupakan Organisasi sayap dari Partai Kebangkitan Bangsa yang berfokus kepada pengembangan kepemudaan dan golongan milenial.
Disampaikan Ketua Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa Tommy Kurniawan bahwa Garda Bangsa merupakan tulang punggung PKB untuk melakukan kaderisasi di tingkat awal. Tak hanya itu, ia juga berharap agar Garda Bangsa Kaltim selalu kreatif dan inovatif dalam setiap program kerjanya.
Maka dari itu, DKN Garda Bangsa menargetkan 1 juta kader yang dapat dihimpun pada tahun ini, Tommy meminta seluruh DKW maupun DKC Garda Bangsa untuk lebih mengembangkan keterampilan dari kader tersebut.
“Banyak hal yang bisa kita lakukan, dari komunitas. Soft skill dan hard skill. Jangan cuma sampai di kepemimpinan saja,” ungkap Tommy dihadapan awak media.
“Garda Bangsa harus bisa menaungi bakat anak muda untuk disalurkan di tempat yang sesuai dengan kemampuan,” ujar Anggota DPR RI ini.

Misalkan saja, keterampilan dalam public speaking. Selama proses pengkaderan, apabila ternyata ada sebagian anak muda memiliki keterampilan menjadi MC atau host. Garda Bangsa bisa memberikan fasilitas dalam mengembangkannya melalui pelatihan.
“Garda Bangsa tidak hanya menciptakan seorang pemimpin, tapi mampu memberikan kontribusi yang besar kepada NKRI,” tegas Tommy.
Melalui Garda Bangsa, PKB bisa memiliki kader yang berkualitas, loyalitas, dan mampu mewujudkan cita-cita dari organisasi maupun partai.
Di kesempatan yang sama, Ketua DKW Garda Bangsa PKB Kaltim Fuad mengakui bahwa Garda Bangsa telah memulai pengkaderannya dari Bulan Mei 2021 kemarin.

Alasan pengkaderan dilakukan pada anak muda yang memiliki usia berkisar 20-35 tahun ialah kepentingan PKB dalam pemenangan di Pemilu 2024. Usia tersebut ialah pemilih muda yang mempunyai pengaruh besar akan pembangunan daerah.
“Kami melakukan pengkaderan sebanyak mungkin. Secara keseluruhan nasional, ditargetkan kita dapat 1 juta kader. Di Kaltim, kita targetkan 50 ribu kader milenial,” ujarnya.
Pengkaderan sedini mungkin juga untuk memperkuat kekuatan di masing-masing cabang untuk memenangkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai Presiden RI periode 2024- 2029. (Aji)












