Timeskaltim.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tengah membangun gedung karate baru di samping GOR Latisan 2, Jalan Wahid Hasyim, Samarinda. Pembangunan yang menelan anggaran Rp10 miliar dari APBD Kaltim itu ditargetkan rampung tahun ini, sebelum dilanjutkan tahap berikutnya pada 2026.
Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman, mengungkapkan gedung ini nantinya akan dilengkapi dengan tribun, asrama atlet, hingga area latihan luar ruangan.
“Selain sebagai pusat latihan, fasilitas ini juga bisa dipakai untuk event-event olahraga, jadi multifungsi,” jelasnya.
Menurut Rasman, kehadiran gedung tersebut akan menunjang pembinaan atlet karate, terlebih menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri di Kudus.
“Target kami minimal dua medali emas dari cabang karate. Syukur kalau bisa lebih, karena pembinaan sudah terus ditingkatkan,” ujarnya.
Ia mengakui, tantangan terbesar atlet Kaltim saat ini ada pada peningkatan fisik meski teknik dan strategi sudah cukup baik. Karena itu, program akreditasi pelatih dan wasit juga digalakkan untuk memperkuat kualitas SDM.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang meninjau langsung lokasi, berharap fasilitas baru tersebut dapat mendukung lahirnya prestasi karate Kaltim.
“Kita ingin Kaltim bisa lebih berprestasi, sekaligus menjadi pusat pengembangan olahraga beladiri,” katanya.
Menurutnya, kehadiran gedung ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memajukan olahraga karate Kaltim.
“Kalau tahun depan kita sudah bisa bertanding di gedung sendiri, maka atlet punya tempat latihan dan bertanding yang lebih layak. Dari sini, kita berharap lahir karateka nasional bahkan internasional yang mengharumkan nama Kaltim,” tandasnya. (Bey/Adv/Diskominfo Kaltim)












