Kutai Timur –Di tengah upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan, ketersediaan obat di fasilitas kesehatan tingkat pertama menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus berupaya memastikan bahwa seluruh puskesmas memiliki stok obat yang memadai, tepat jenis, dan tepat waktu. Untuk itu, sistem pengadaan hingga distribusi diterapkan secara terencana dan berjenjang.
Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Sumarno, menjelaskan bahwa puskesmas yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) diberi kewenangan penuh untuk menyusun kebutuhan obat setiap tahun melalui penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA). Dokumen tersebut menjadi acuan utama dalam pengadaan obat, sekaligus memastikan bahwa setiap puskesmas dapat merencanakan kebutuhan sesuai jumlah pasien dan pola penyakit di wilayah masing-masing.
“Semua pengadaan mengacu pada usulan kebutuhan yang mereka masukkan dalam dokumen RBA. Dari situlah proses pengadaan berjalan,” kata Sumarno.
Setelah RBA diserahkan, Dinas Kesehatan menindaklanjuti dengan meneruskan kebutuhan tersebut ke Gudang Farmasi Kabupaten. Dari sana, proses distribusi dilakukan secara bertahap, biasanya setiap triwulan, agar stok obat di puskesmas tetap terkendali dan tidak terjadi penumpukan.
Selain pengadaan rutin daerah, terdapat pula suplai obat-obatan program nasional seperti obat untuk tuberkulosis, penanganan HIV, hingga obat cacing. Seluruh obat dari program pusat ini dikirim langsung secara berkala dan didistribusikan ke puskesmas tanpa kendala berarti.
Sumarno menegaskan bahwa menjaga ketersediaan obat merupakan bagian penting dari jaminan pelayanan kesehatan dasar. Dengan sistem rantai pasok yang tersusun rapi, layanan rawat jalan, penanganan gawat darurat, hingga berbagai program kesehatan masyarakat dapat berjalan tanpa gangguan.
Ia menambahkan bahwa kondisi persediaan obat di Kutai Timur saat ini berada dalam kategori aman, dan pihaknya terus melakukan pemantauan agar kebutuhan masyarakat di seluruh kecamatan dapat terpenuhi secara merata.(SH/ADV)












