Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Samarinda, Muslimin. (Berby/Times Kaltim)
Timeskaltim.com, Samarinda – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Samarinda, Muslimin angkat suara terkait cabang olahraga (cabor) Baseball Women yang akan bertanding di Kejurnas Banten.
Ia menyebut, jika atlet yang akan bertanding menuju nasional dalam hal ini Kejuaraan Banten, merupakan ranah dari KONI Kaltim. Untuk Disporapar sendiri termasuk ke dalam level daerah seperti Porprov dan Kejurda.
“Yang menjadi masalah adalah eventnya kejuaraan nasional, terlaksana di Banten. Kejurnas itu tanggung jawab provinsi, anggarannya provinsi, arahnya ke KONI Kaltim, bukan disporapar Samarinda” beber Muslimin kepada Timeskaltim, Rabu (1/3/2023).
Sebelumnya, berdasarkan informasi yang dihimpun, para atlet Baseball Woman akan mengikuti Kejurnas di Banten, namun pihaknya merasa belum terfasilitasi dan terkesan memakai biaya pribadi, padahal pihaknya membawa nama Kota Samarinda.
Menurutnya, tidak bisa ketika ada sebuah cabor meminta biaya kepada pemerintah dan dipenuhi langsung sepenuhnya, alasannya karena kegiatan cabor yang keluar daerah akan diverifikasi oleh KONI Kaltim, seperti jenis kejuaraan, pengusul, dan asal klubnya.
“Ini yang menjadi catatan, ada sesuatu yang menjadi anggaran pemerintah kota dan ada yang menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, harus dibedakan, tidak bisa semena-mena langsung. Ini minta ke Samarinda padahal kewenangannya ada di provinsi” ujar mantan Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Kaltim tersebut.
Sebagai informasi, mekanisme Kejurnas ini dimulai dari pemerintah provinsi yang membentuk cabor, kemudian terbentuklah cabor (Baseball Woman), lalu diverifikasi berdasarkan hasil seleksi yang selanjutnya akan diberangkatkan Kejurnas. Sehingga pemerintah provinsi yang berwenang untuk memberikan pembiayaan melalui KONI Kaltim.
“Kalau perorangan bisa dibantu, tapi kebijakan aja, tapi kalau tim, bakal repot apalagi ada 63 cabor” pungkasnya. (Adv/Bey/Aji/Dispora Kaltim)












